PALEMBANG,HS – Jelang perbaikan meyeluruh Jalan Lintas Timur (Jalintim), Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah V Kementerian PUPR lakukan tambal sulam di sejumlah titik ruas jalan rusak semakin hari semakin parah.
Kepala (Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Wilayah V, Kiagus Syaiful Anwar mengatakan, pihaknya saat ini hanya bisa melakukan perbaikian tambal sulam, pasalnya saat ini masih menunggu paket lelang pengerjaan selesai, tetapi pihaknya tak ingin kondisi jalan terus bertambah parah.
“Jadi sambil kita menunggu proses lelang untuk perbaikan meyeluruh Jalintim, kita lakukan tambal sulam saja. Karena kondisi jalan saat ini sudah sangat parah dengan banyaknya jakan rusak yang mengakibatkan kemacetan panjang,” katanya, Senin malam  (25/2/2019).
Ia mengakui, sebenarnya kondisi jalan saat ini sudah sangat parah dah harus dilakukan perbaikan meyeluruh. Tetapi karena terkendalanya proses lelang yang belum pasti, pihaknya mengupayakan untuk sementara ini melakukan penutupan lubang (tambal sulam) di sebanyak 95 an lubang yang terdapat mulai dari perbatasan Sumsel-Jambi dan Sumsel-Lampung.
“Untuk sekarang, kami akan prioritaskan dulu lokasi yang ramai seperti di depan pasar Sungai Lilin, Kabupaten Musi Banyuasin. Setelah itu baru kita beranjang ke arah Lampung,” ujarnya.
Untuk mengatasi ini belum putusnya lelang, Syaiful mengatakan BBPJN Wilayah V memperbaiki secara swakelola.
“Kami beli material dan sewa alat juga untuk memperbaiki jalan ini untuk sementara sembari menunggu penetapan pemenang lelang,” bebernya.
Pada 2019 ini, pemerintah menganggarkan perbaikan jalan Palembang-Jambi sejauh 56 kilometer sebesar Rp130 miliar, sementara untuk jalur perbatasan Jambi, Jalan Lintas Timur hingga ke Lampung sejauh 350 kilometer sebanyak Rp1,40 triliun.
Syaiful mengatakan paket pekerjaan itu hanya fokus pada peningkatan fungsional jalan tersebut meliputi kontruksi, rehap, dan rekondisi hingga dua meter dari bahu jalan. Sementara, untuk pelebaran jalan, menurutnya pemerintah belum memprogramnya.
Pekerjaan ini diperkirakan akan berlangsung tak berapa lama lagi karena penetapan pemenang lelang akan ditetapkan di Jakarta kira-kira dua pekan mendatang.
“Setelah ditetapkan, kami hanya butuh dua pekan untuk persiapan. Target kami, InsyaAllah sebelum Lebaran jalan sudah mulus,” tutupnya