PALEMBANG,HS – Jelang mudik Lebaran Idul Fitri nanti, dipastikan kondisi jalan yang akan menjadi jalur mudik lebaran tahun ini dapat di lewati. Apalagi saat ini. Dinas Pekerjaan Umum Bina Marga (PU BM) terus mengkebut perbaikan jalan hingga sepekan sebelum hari raya nanti.

Hal ini dikatakan Kepala Bidang Jalan Dinas Bina Marga dan Tata Ruang Sumsel, Muchtar saat diwawancarai dikantor Jumat (25/5/2018).

Menurutnya, pihaknya tengah fokus terhadap perbaikan jalan provinsi yang akan dilewati dalam arus mudik sebagai jalur alternatif dan penghubung. Sebab, dari total 1.513 kilometer jalan provinsi, 686 km diantaranya rusak.

“Sekarang masih proses perbaikan. Kami pastikan H-7 lebaran nanti semua jalur di Sumsel, terutama provinsi, sudah baik, bisa dilewati untuk arus mudik,” ujarnya

Lanjutnya, Sebesar 318 Miliar telah dianggarkan pihaknya untuk perbaikan jalan. Anggaran tersebut akan terbagi dalam
proyek peningkatan dan pemeliharaan.

“Anggaran ini relatif sedikit, tapi sudah cukup untuk memperbaiki jalan yang rusak,” pungkasny

Ia juga mengatakan, Selain jalan rusak, pihaknya juga akan mengoptimalkan pengawasan di daerah rawan longsor yang berada di jalur mudik. Yakni di Kabupaten Lahat, Pagaralam, Empat Lawang, dan Muara Enim. Pengendara diminta lebih hati-hati melintasi daerah itu karena material tanah bisa saja ambrol dari perbukitan.

“Untuk daerah rawan longsor kami sediakan alat berat, kita dirikan posko, sekarang dalam proses,” pungkasnya.

Lebih lanjut ia mengatakan, Untuk diketahui Jalur mudik lebaran di wilayah Sumsel akan terbagi dalam dua jalur. Diantaranya jalur utama mudik yakni jalan nasional yang terdapat di tiga jalur. Diantaranya, jalur Jalan Lintas Timur yang meliputi batas Lampung-Kayuagung-Palembang-Betung-Jambi.

Lalu, jalur Lintas Tengah yang berada di batas Lampung-Martapura-Baturaja-Muara Enim-Lahat-Tebing Tinggi-Lubuklinggau-Sorolangun-batas Jambi. Ada juga jalur lintas penghubung yakni Indralaya-Prabumulih-Muara Enim-Betung-Sekayu-Muara Beliti.

Sementara jalur alternatif arus mudik terdapat di beberapa titik. Yakni Palembang-Sira Pulang Padang-Kayuagung, simpang Penyandingan-batas OKU Timur-simpang Kepuh-Kurungan Nyawa-Martapura, Muara Siban-simpang Embacang yang menghubungkan antara Kabupaten Lahat dan Pagaralam.

Kemudian, Sekayu-batas Kabupaten PALI-simpang Air Itam-simpang Belimbing, Simpang Priuk-Tugu Mulyo-Terawas, simpang Meranjat-batas Kabupaten Ogan Ilir-Beringin, dan Tanjung Raja-Tambang Rambang-batas Ogan Ilir-Beringin.