PALEMBANG,HS – Gubernur Sumatera Selatan H. Herman Deru kembali melanjutkan safari jumatnya. Pada Jumat  (19/7) Masjid Nurush Sholihin Jalan Sukorejo RT 09 8 Ilir Kecamatan Ilir Timur II Palembang yang mendapatkan giliran menjadi tempat lokasi sholat jumat berjemaah gubernur dan rombongan dari Pemprov. Sumsel.
Dalam safari jumatnya tersebut gubernur H. Herman Deru kembali mengingatkan jemaah  Masjid Nurush Sholihin untuk senantiasa meningkatkan keimanan dan ketaqwaan kepada Allah Subhanahu Wa Ta’ala dengan senantiasa meramaikan dan memakmurkan  masjid sebagai tempat ibadah umat muslim.
“Saya bangga dengan jemaah masjid Nurush Sholihin. Bangunanya bagus, dingin pulo. Syukuri ini sebagai nikmat,” ujar Gubernur.
Disamping itu dia juga kembali menyebutkan tujuan dari safari ramadhannya tidak lain untuk meningkatkan jalinan tali silaturahmi dengan jemaah masjid Nurush Sholihin. Sekaligus untuk menyerap aspirasi daru masyarakat.
“Kadang kita lupa nikmat yang terbesar adalah kesehatan. Selan itu nikmat silaturahmi antara kita tetap terjadin dengan baik,” tegas Guberbur.
Dia menjelaskan sebagai seorang umaro atau pemimpin pemerintahan. Dirinya tetap mengajak jajaran agar dapat menggunakan jabatan  untuk kemaslahatan umat. Dengan tetap menjaga talisilaturahmi  dengan semua orang tanpa membedakan strata kedudukan di tengah masyarakat.
“Yang paling banyak dosa dan harus minta maaf dengan rakyat itu pemimpin.
Jabatan dapat menjadi sarana amal jika benar dalam memimpin. Tapi kalau salah teken bisa menjadi bencana bagi sang pemimpin juga bagi rakyat,. Lirikan mata, ucapan seorang pemimpun bisa jadi amal ibadah jika digunakan dengan baik,” tegasnya.
Gubernur juga menegaskan, saat ini sudah saatnya ada keterbukaan antara pemerintah dengan masyarakat,  demikian juga halnya dengan pangaturan lalulintas  di dalam Kota Palembang yang kerap terjadi kemacetan. Dia mengajak semua pemilik anggkutan barang dengan tonase tinggi agar mematuhi Peraturan Walikota terkait dengan angkutan dalak kota.
“Jadi kita sebagai pemimpin ini jangan ragu dalam menentukan sikap selama untuk kemaslahatan orang banyak,. Karena itu harus ada keterbukaan antara pemimpin dengan masyarakat yang dipimpin,” imbuhnya.
Sementara itu Drs H. Thoifi Kamudin selaku pembina dan pengurus masjid dalam sambutan singkatnya menyampaikan sejumlah kegiatan  jemaah  di masjid Nurush Sholihin. Dan menjelaskan  kegiatan pembangunan masjid setempat sekaligus mengucapkan terimakasih pada Gubernur atas kesempatannya telah menggelar safari jumat bersama jemaah masjid Nurush Sholihin.