Foto (Ist)

PALEMBANG,HS –  Aksi koboy jalanan kembali terjadi di Palembang, Korbannya, Aprian Suharno (37) mengalami luka dan trauma akibat pengeroyokan secara beramai-ramai oleh orang tidak dikenal berjumlah 4 orang, 3 laki-laki dan 1 perempuan.
Kejadian pengeroyokan bermula saat korban dan pelaku sama-sama melintas di Jalan Letnan Simanjuntak Lorong Burai tepat di samping Bakso Dadi Arum, Kelurahan Pahlawan, Kecamatan Kemuning. Saat itu, kondisi kendaraan saling papasan, akibat jalanan sempit keduanya tidak mendapat sela untuk saling melewati.
“Kami sama-sama mau lewat, tiba-tiba orang itu membuka kaca mobil miliknya, lalu memukul kap depan mobil saya, sambil teriak-teriak dan menunjuk-nunjuk saya, agar mundur,” jelasnya
Pelaku yang diduga merupakan warga setempat tiba-tiba dibantu keluarganya memaksa Aprian untuk keluar dari mobil untuk diajak berkelahi. Bahkan seorang laki-laki langsung menyeret korbannya keluar dan menyerang dengan pukulan dan tendangan.
“Pelakunya ada 4 orang persis. 3 laki-laki dan 1 perempuan. Saya ditendang dan dipukul bersamaan secara membabi buta. Mereka mengeroyok saya, saya tidak bisa berbuat apa-apa,”  Pungkasnya
“Bahkan salah satu dari mereka sempat membekap saya, yang lainnya menaiki mobil saya dan pelaku lain mengulangi memukuli kepada saya. Pelaku perempuan juga merampas kunci mobil hingga kaitannya lepas,” tambahnya
Ia menjelaskan, saat kejadian masih sempat memvideokan wajah keempat pelaku dan aksi pemukulannya, dan dijadikan barang bukti penganiayaan oleh pelaku tidak dikenal tersebut.
“Saya sempat videokan untuk alat bukti. Pelaku perempuan sempat ingin merebut handphone saya namun tidak berhasil.”
“Plat kendaraanya jua sempat saya rekam. Mobilnya merek Honda Mobilio dengan Plat kendaraan BG 1461 RR,” jelasnya.
Akibat buntut pengeroyokan tersebut Aprian saat ini mengalami luka memar disekujur tubuh akibat pemukulan tersebut. Dirinya pun sudah melaporkan kejadian tersebut ke Polsek Kemuning Palembang.
“Kepala saya bengkak dan memar, baju yang kemarin saya pakai juga ikut robek. Kaitan kunci mobil patah, yang pasti saya tidak bisa bekerja akibat kejadian ini. Masih istirahat di rumah, karena kepala masih terasa sakit,” ujarnya.
Sementara, Kapolsek Kemuning Palembang AKP Robert P Sihombing membenarkan adanya laporan pengeroyokan tersebut.
“Dari laporan yang ada sudah masuk. Saat ini kami akan mengumpulkan bukti-bukti dan memeriksa saksi, sekaligus mencari pelaku pengeroyokan,” tutupnya