Kondisi sampah yang menumpuk di Pasar Indralaya. (foto: ist)

Kondisi sampah yang menumpuk di Pasar Indralaya. (foto: ist)

OI, HS – Penumpukan sampah di Pasar Indralaya, Kabupaten Ogan Ilir (OI),  kembali menjadi sorotan dan keluhan masyarakat maupun pedagang pasar. Sampah-sampah tersebut kerap mengeluarkan bau tak sedap sehingga mengganggu kenyamanan pembeli dan pedagang.

Sulastri, seorang pedagang  mengatakan, tumpukan sampah sudah terjadi sejak musim kalangan. Pada Selasa kemarin, sampah belum terangkut semuanya.

“Kami berharap sampah bisa terangkut semuanya, karena dampaknya membuat aroma kurang sedap. Pembeli dan pedagang kurang nyaman,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Pasar Inpres Inderalaya, Erawati, Rabu (19/10), mengatakan  ada beberapa kendala yang dihadapi, baik dari sisi minimnya kelengkapan peralatan, dan armada kendaraan kebersihan.

“Ya, penanganan sampah kami akui belum maksimal, banyak kendala yang kami hadapi di lapangan. Limbah para pedagang terlalu banyak, sementara daya angkut sangat terbatas, dan kontainer untuk menampung sampah juga mengalami over kapasitas,” ujar Erawati.

Ernawati menambahkan, seharusnya sampah yang ditampung langsung diangkut untuk dibuang ke TPA. Namun, karena keterbatasan armada untuk mengangkutnya, akibatnya sampah di kontainer tumpah keluar.

“Armada angkut memang kurang. Inilah yang sering menjadi sorotan dan keluhan masyarakat,” singkatnya. (EL)