PALEMBANG,HS – Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Sumatera Selatan menetapkan, Provinsi Sumsel Status Siaga sampai maret 2018, karna di musim penghujan saat ini bisa mengalami bencana banjir dan tanah longsor.

Pelaksana tugas (Plt) BPBD Sumsel, Iriansyah mengatakan mengatakan bahwa status siaga darurat ini telah diberlakukan sejak awal November lalu sebagaimana tertulis dalam Surat Keputusan (SK) Gubernur nomor 692/KPTS/BPBD-SS/2017 tentang penetapan siaga darurat bencana banjir dan longsor.

“Karena itu, kami terus melakukan koordinasi dengan seluruh instansi terkait kondisi didaerah masing-masing,” katanya dalam rapat koordinasi siaga darurat bencana banjir dan tanah longsor di BPBD Sumsel, Senin (11/12/2017).

Lanjutnya, Saat ini beberapa pihak telah dikerahkan dengan dibantu unsur TNI. Selain itu, pihaknya juga gencar melakukan sosialisasi kepada warga yang dinilai bertempat didaerah rawan, Pihaknya juga telah memetakan wilayah yang dinilai rawan terjadinya bencana alam seperti longsor dimana wilayah tersebut yakni Pagaralam, Lahat, Muara Enim dan Oku Selatan mengingat daerah tersebut perbukitan. Sedangkan, wilayah yang rawan banjir yakni dataran rendah seperti Muba, OKI, dan Banyuasin.

“Kami berharap dengan adanya koordinasi ini bencana dapat ditanggulangi secara cepat,” terangnya.

Ia juga mengatakan, Berdasarkan data, ditahun 2017 ini sudah beberapa kali terjadi bencana dimana bencana banjir dan longsor terakhir melanda di daerah OKU Selatan. Meskipun begitu, tidak ada korban jiwa dalam bencana terakhir. Tercatat dari awal tahun 2017. Korban jiwa akibat banjir dan longsor sebanyak  6 orang akibat tertimbun longsor, sedangkan 4 orang luka.

“Angka tersebut khusus untuk korban bencana banjir dan longsor saja,” ujarnya.

Ia menambahkan, Untuk dana penanggulangan, berdasarkan SK Gubernur dibebankan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) tahun 2017.

“Kami tidak dapat menentukan berapa dana dalam penanggulangan ini.  Karena, nantinya akan diusulkan dahulu mengingat harus sesuai kebutuhan ril,” jelasnya (MDN)