PALEMBANG,HS – Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke 104 Kodim 0418/Palembang Letkol Inf Honi Havana, M.MDS menilai, renovasi rumah milik Salbia mendesak dan tidak bisa ditunda. Hal ini mengingat kondisi rumah janda beranak dua ini sangat mempeihatinkan.

Daun rumbia yang dijadikan Salbiah sebagai sandaran tubuh satu keluarga ini sudah sangat kering. Susunan daun tak lagi rapi karena dihempas angin sehingga menambah kesan kumuh bagi rumah yang ditempati wanita yang ditinggal mati suaminya tersebut.

Bahkan, kondisi rumah Salbiah pun terlihat nyaris roboh karena tiang penyangga sudah miring. Dikhawatirkan membahayakan keselamatan Salbiah bersama dua anaknya, Mariah dan Maryani.

Komandan Satgas (Dansatgas) TMMD ke 104 Kodim 0418/Palembang Letkol Inf Honi Havana, M.MDS memastikan, perbaikan rumah Salbiah  dimulai, Kamis (07/03/2019).

Luas rumah dari sebelumnya berukuran 2×3 meter akan diperlebar menjadi 4×6 meter sehingga lebih luas untuk kehidupan tiga beranak tersebut. Sementara, rumah akan dibangun berkonsep panggung berbahan kayu.

“Pengerjaan rumah dilakukan secara gotong royong dengan masyarakat, materialnya nanti akan kita distribusikan lewat kapal. Pekerjaan bedah rumah ini kita targetkan selesai dua hari agar ibu Salbiah bersama dua anaknya ini bisa menempati rumah yang layak huni,” tutupnya