Orang gila yang diamankan Sat Pol PP Muaraenim dalam razia PKL di Pasar Inpres.

Orang gila yang diamankan Sat Pol PP Muaraenim dalam razia PKL di Pasar Inpres.

MUARAENIM, HS – Satuan Polisi Pamong Praja (Sat Pol PP) Kabupaten Muaraenim, kembali melakukan penertiban PKL di kawasan Pasar Inpres, Muaraenim pada Jumat (11/11). Razia dilakukan untuk menertibkan para pedagang yang berjualan tidak pada tempatnya.

Dalam razia ini, Sat Pol PP Muaraenim bekerjasama dengan Polres Muaraenim, Kodim 0404 Muaraenim dan Kejari Muaraenim. Razia ini membuat puluhan pedagang lari tunggang langgang dan berupaya sebisanya menyelematkan barang dagangannya.

Kepala Sat Pol PP Muaraenim, H Riswandar SH, melalui Kabid Penertiban dan Penindakan, Andreas SH, mengatakan bahwa penertiban yang dilakukan secara rutin ini guna menjaga kawasan pasar yang menjadi titik penilaian Adipura.

“Untuk itu Satpol PP kita siapkan di titik paling rawan kebersihanya seperti di sini (pasar inpres). Ini merupakan tugas kita untuk menjaga kebersihan pasar serta menertibkan para pedagang. Titik ini termasuk salah satu titik yang menjadi penilaian tim Adipura,” ungkapnya.

Selain menertibkan para pedagang kaki lima di kawasan Pasar Inpres, pihaknya juga turun mengamankan satu orang gila (orgil) yang biasa mangkal di kawasan Pasar Muaraenim.

”Orang gila tersebut sudah kita serahkan ke Dinas Sosial Kabupaten Muaraenim guna diberikan perawatan,” jelas Andreas.

Sementara, Herman, salah satu pedagang kaki lima di Pasar Inpres mengaku sangat resah dengan kegiatan Sat Pol PP yang kerap melakukan penertiban.

“Kami resah pak, para pembeli jadi sungkan datang jadi kami mau makan apa. Kondisi pasar yang masih dalam tahap renovasi dan sempitnya lahan yang ada, membuat para pedang harus berjualan di lokasi terlarang,” jelas Herman.

“Untuk itu kami berharap pasar yang dibangun ini cepat selesai sehingga kami mencari rezeki aman. Untuk itu carikan solusi yang terbaik dari pemerintah kabupaten, khususnya tim terpadu, agar para pedagang bisa menjaga  kondisi pasar lebih tertib dan nyaman,” katanya. (EDW)