PALEMBANG,HS – Sebagai Tuan Rumah Asian Games 2018 nanti, Pemprov Sumsel menargetkan 2018 tidak akan ada kebakaran lahan dan hutan atau zero asap.

Hal ini diungkapkan Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sumsel, Iriansyah usai coffee morning dan silahturahmi antara media massa dengan instansi terkait pengendalian kebakaran hutan dan lahan di pempek candi Jalan Kapten A rivai, Senin (27/11.2017).

Menurutnya, tahun depan pihaknya menargetkan Provinsi sumsel zero asap.

“Ya, kita targetkan 2018 nanti sumsel insyaallah zero asap,” ujarnya

Ia juga menargetkan, tahun 2018 zero asap dikarenakan provinsi Sumsel akan menjadi tuan asian games bersama DKI Jakarta.

“Provinsi sumsel akan menjadi tuan rumah asian games pada 2018 nanti dan itu adalah event bertaraf internasional, Jika terjadi bencana asap maka akan mengganggu  penyelenggaraan asian games dan hal itu akan membuat malu nama indonesia,” katanya

Ia juga menjelaskan, untuk mencapai target zero asap pada 2018 mendatang pihaknya akan melakukan persiapan dini untuk pencegahan kebakaran lahan dan hutan yang akan mengakibatkan terjadinya bencana asap di provinsi sumsel ini.

“Persiapan dini untuk pencegahan kebakaran lahan dan hutan ini yaitu dengan melakukan pencegahan dini dari desa dan kita minta pihak kabupaten/kota untuk mengawas, menjaga dan ikut membantu dalam melakukan pencegahan dini kebakaran hutan dan lahan di daerahnya masing-masing,” jelasnya.

Ia juga mengungkapkan, selain itu pihaknya juga mempersiapkan penguatan pasukan darat dan yang lainnya.

“Kita juga akan mengusulkan ke badan nasional penanggulangan bencana (BNPB) untuk pengajuan penambahan armada seperti helikopter untuk pencegahan kebakaran hutan dan lahan pada saat penyelenggaraan asian games nanti,” ungkapny

Ia jug menambahkan, pihaknya juga akan menetapkan status siaga untuk kebakaran hutan dan lahan pada januari mendatang.

“Kita melakukan pencegahan sejak dini atau sejak awal karena kalau masih kecil mudah untuk memadamkannya, kalau sudah besar susah untuk memadamkannya,” pungkasnya

Sementara itu, kasi ops korem gapo 044, andik siswanto mengatakan, untuk mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan harus mengubah maindset masyarakat dalam membuka lahan.

“Maindset ini yang harus diubah dengan cara melakukan sosialisasi dan penyuluhan,” lukasnya

Namun, tidak hanya sampai disitu saja dalam melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan ini. Pemerintah juga harus memberikan solusi dalam melakukan pencegahan kebakaran hutan dan lahan tersebut.

“Solusi yang harua kita berikan yaitu sinergisitas seperti para dinas terkait menyiapkan alat yang diperlukan para petani untuk membuka lahan,” tegasnya (MDN)