PALEMBANG,HS — Terkait tragedi Insiden Bom Bunuh yang terjadi di Surabaya minggu pagi, sejumlah Organisasi Masyarakat melayangkan sikap dan Pernyataan sikap. Salah satunya dari DPD Forum Bangsa Batak Indonesia (FBBI) Sumsel terhadap Tragedi tersebut.

ketua DPD Forum Bangso Batak Indonesia Sumsel Jimmy lumban gaol mengatakan, Segenap pengurus DPD FBBI mengutuk keras jkejadian bom bunuh diri yang dilakukan pada gereja yang mengakibatkan banyak umat yang meninggal dan terluka parah, dan menyerukan.

1. Tindak tegas pelaku teroris yang melakukan aksi dr pelaku hingga jaringan serta penyandang dananya.

2. Mendukung penuh Polri dan TNI dalam mengungkap serta memberantas organisasi2 yang terindikasi teroris serta asasnya bukan Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika

3. Menghimbau kpd seluruh masyarakat agar tidak turut meng share gambar kejadian agar pihak teroris tdk berhasil menakuti masy.#kitatdktakutteroris

4. Mari kita masyarakat lebih berhati2 waspada serta mendoakan semua korban dan keluarga agar diberi kekuatan dan ketabahan dari Tuhan.

5. Mendesak pemerintah dan DPR RI utk cepat mengesahkan UU Terorisme.

6. Menyerukan pd bangso batak agar mengedepankan Bhinneka Tunggal Ika dlm kehidupan sehari hari di masy sekitar kita.

Sementara itu Forum Sanak Dulur Marga Musi Banyuasin, Heriyanto menambahkan, bahwa tidakan itu merupakan ancaman terhadap situasi keamanan Nasional yang mesti disikapi secara tegas.

“Kita berharap agar Aparat Kepolisian dan instrument terkait segera melakukan Penyidikan dan menelusuri otak dibalik pelaku teror yang mengakibatkan sejumlah masyarakat atau warga sipil tak bersalah menjadi sasaran,” tuturnya.

Pengurus DPD MKGR SUMSEL melalui Wakil Ketua DPD Ormas MKGR, Herryandi Sinulingga AP  Mengajak pada setiap anak bangsa untuk waspada terhadap tindakan – tindakan yang tidak berdasarkan akal sehat dan bersatu melawan terorisme demi tegaknya NKRI dan tidak terpancing provokasi dan issu issu yg tdk bertanggung jawab dan tidak mengshare giat teror yang dilakukan terorisme.

“Bagi seluruh suku ras dan umat beragama di seluruh NKRI teruslah kita bersatu dan bermusyawarah untuk menjaga persaudaraan, mempererat persatuan dan kesatuan bangsa dan mempertahankan negara kesatuan Republik Indinesia berdasarkan Pancasila dan UUD 45 Bhineka Tunggal IKA,” tegasnya