PALEMBANG,HD – Wakil Gubernur Sumsel H Mawardi Yahya segera akan memanggil pihak pengembang pusat perbelanjaan baru di Kota Palembang, yakni PT. Magna Beantum.
Menurut Wagub, berdasarkan laporan yang diterima, pembangunan Plaza Cinde baru mencapai 10 persen. Padahal pembangunan Plaza Cinde sendiri telah berjalan sekitar sembilan bulan lalu, terhitung dari Febuari 2018 lalu.
“Jangan sampai persoalan cagar budaya dijadikan alasan dan menghambat pembangunan, untuk itu kami segera memanggil pihak terkait untuk tahu permasalahnya,” ujarnya
Selain itu, untuk mengetahui lebih jelas tentang bangunan tersebut, pihaknya juga telah memanggil Tim Ahli Cagar Budaya (TACB).
“Hasilnya, tidak ada masalah mengenai keberadaan cagar budaya dalam hal ini tiang cendawan yang ada di bangunan Pasar Cinde,” ungkapnya.
Namun TACB juga memberikan beberapa opsi kepada Pemerintah, terhadap bangunan cagar budaya tersebut.
“Pertama apakah tiang cendawan tersebut dipertahankan atau bisa juga diganti dengan replika,” katanya
Dengan demikian, kata Mawardi, seharusnya tidak ada alasan lagi bagi pengembang untuk tidak segera menyelesaikan pembangunan tersebut.
“Segera pengembang akan kami panggil. Kami ingin meminta kepastian apakah mereka mampu melanjutkan pembangunanya sesuai target,” katanya.
Lanjutnya, dengan lambatnya penyelesaian bangunan tersebut maka yang dirugikan adalah masyarakat, khususnya pedagang eksisting yang sebelumnya menempati kios di Pasar Cinde. Untuk itu pihaknya tidak menutup kemungkinan nanti pihaknya juga akan memberikan teguran secara tertulis mengenai progres pembangunan Plaza Cinde tersebut.
“Ya jika nanti setelah dipanggil masih lambat, maka kita bisa kirim surat teguran pertama, kedua, dan selanjutnya hingga sampai pemutusan kontrak kerjasama,” tutupny