Rapat Paripurna Istimewa DPRD Muaraenim memperingati HUT ke-70 Kabupaten Muaraenim.

Rapat Paripurna Istimewa DPRD Muaraenim memperingati HUT ke-70 Kabupaten Muaraenim.

MUARAENIM, HS – Dari jumlah 45 anggota DPRD Muaraenim, sebanyak 35 anggota hadir, sedangkan 10 anggota DPRD Muaraenim tidak menghadiri kegiatan Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Muaraenim dalam rangka memperingati Hari Jadi Kabupaten Muaraenim ke-70 di Gedung DPRD Muraenim, Senin (21/11).

(Baca:Peringati HUT Muaraenim, DPRD Gelar Rapat Paripurna Istimewa )

Ketua DPRD Muaraenim, Aries HB, mengungkapkan ketidakhadiran 10 orang anggota legislatif.

“Untuk 10 anggota DPRD Muaraenim yang tidak hadir tersebut, lima orang dari fraksi Demokrat karena semuanya ikut pelatihan partai. Sedangkan selebihnya tidak tahu karena tidak ada kabar berita maupun keterangan baik dari yang bersangkutan maupun dari fraksi masing-masing.

Masih dikatakan Aries, sebenarnya dalam rapat paripurna istimewa ini, tidak ada masalah jika anggota dewan tidak datang semua, karena bukan untuk mengambil keputusan atau pengesahan seperti LKPJ, APBD dan sebagainya.

Namun seharusnya, meski tidak berpengaruh para anggota dewan sebaiknya datang sebab mereka telah diberikan amanah dan tanggungjawab oleh konstituennya, kecuali ada hal-hal yang benar-benar tidak bisa ditinggalkan seperti sakit, ada kepentingan partai dan lain-lain.

Lain halnya jika rapat biasa seperti pengesahan Perda, LKPJ, APBD dan lain-lain, mereka wajib datang minimal setengah plus satu. Untuk hal-hal pengambilan keputusan minimal 3/4 dari anggota dewan.

“Kita memang sudah minta kepada setiap anggota yang tidak bisa hadir, minimal ada pemberitahuan ke fraksi masing-masing,” ujar Aries disela rapat. (EDW)