Toko milik Suparman yang menjadi korban rampok bersenpi di PALI.

Ruko milik Suparman yang menjadi korban rampok bersenpi di PALI.

PALI, HS – Puluhan perampok bersenjata api rakitan (senpira) beraksi di Desa Persiapan Gunung Menang Timur, Kecamatan Penukal, Kabupaten Penukal Abab Lematang Ilir (PALI).

Perampokan terjadi Senin (26/9) sekitar pukul 03:45 WIB. Pelaku yang merampok toko kebutuhan sehari-hari milik Suparman itu menembaki Martiwi hingga luka parah.

Tidak hanya mengalami kerugian materi, Martiwi yang merupakan istri korban juga mengalami tiga luka tembak di bagian paha dan perut, sehingga korban terpaksa dilarikan ke Rumah Sakit Fadhilah Prabumulih untuk diberikan pertolongan secara intensif.

Dari data yang berhasil dihimpun awak media, pelaku diperkirakan berjumlah 10 orang dengan rata-rata menggenggam senjata api rakitan (senpira). Mereka melakukan perampokan di sebuah rumah sekaligus toko (ruko) milik Suparman dengan cara masuk melalui atap.

Setelah berhasil masuk, pelaku mendobrak kamar korban. Diduga korban melakukan perlawanan, pelaku kemudian memuntahkan peluru ke arah istri Suparnam, Martiwi, yang mengenai paha dan perutnya.

“Warga pada saat itu ada yang keluar, begitu mendengar bunyi tembakan. Namun karena pelakunya banyak dan menggunakan senjata api, warga ketakutan dan masuk kembali ke dalam rumah. Bunyi letusan tersebut, kami dengar lebih dari 30 kali. Yang kami lihat, pelaku menggunakan 5 sepeda motor. Diperkirakan ada 10 orang, 6 atau 7 orang masuk ke dalam rumah dan ada sekitar 3 orang menunggu di luar,” beber Musiwan, salah satu warga.

Setelah diketahui pelaku sudah kabur, lanjut Musiwan, warga baru berani keluar rumah dan menyambangi rumah korban yang pada saat itu suami korban minta tolong.

“Kami dapati istri Suparman mengalami luka tembak, dua luka di bagian paha dan satu luka dibagian perut,kemuadian korban dibawa ke Puskesmas, namun karena lukanya serius, kemudian korban dilarikan ke Rumah Sakit di Prabumulih. Sementara pelaku berlari ke arah Penukal Utara,” jelasnya.

Diakuinya, Polisi sudah berada di TKP selang beberapa menit setelah kejadian.

“Lalu kami hubungi Polsek Penukal Abab, tidak lama kemudian polisi datang dan melakukan olah TKP,” tambahnya.

Sementara itu, Kapolres Muaraenim, AKBP Hendra Gunawan Sik melalui Kapolsek Penukal Abab, AKP Denni NS membenarkan kejadian tersebut.

“Kita sudah lakukan olah TKP. Namun kita belum bisa memastikan jumlah pelaku berapa atau kerugiannya berapa, karena korban belum bisa melapor karena mungkin sedang fokus mengurusi korban kena tembak. Saat ini, kita sudah koordinasikan dengan Polres,” katanya. (MAN)