Manajer Tim Sriwijaya FC, Nasrun Umar.

Manajer Tim Sriwijaya FC, Nasrun Umar.

PALEMBANG, HS – Sriwijaya FC harus bekerja keras jika ingin keluar sebagai juara pada akhir musim kompetisi Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016.

Meski demikian managemen enggan membebankan klub dikarenakan banyaknya faktor nonteknis yang dihadapi Sriwijaya FC sehingga harus kehilangan poin di beberapa laga.

Manager tim Sriwijaya FC, Nasrun Umar mengungkapkan, skuad yang ada pada saat ini bisa saja menjuarai kompetisi ISC 2016. Namun, dirinya mengakui jika selama pelaksanaan ISC ada beberapa laga yang membuat kerugian bagi klub kebanggaan masyarakat Sumatera Selatan ini tidak bisa meraih poin.

Apalagi tambah Nasrun saat Laskar Wong Kito yang merupakan julukan dari Sriwijaya FC aktif dalam melayangkan protes terhadap PT GTS, akan tetapi hingga menjelang kompetisi berakhir tidak ada tanggapan langsung.

“Faktor nonteknis membuat kami terhalang di setiap laga yang seharusnya kami menangi. Surat protes berkali-kali kami layangkan, tapi percuma saja, masih tetap sama,” ujar Nasrun.

Jika melihat posisi Sriwijaya FC saat ini yang masih menduduki peringkat lima dengan torehan 44 poin, dan masih tertinggal delapan poin dari pemuncak klasemen sementara ISC 2016 yaitu Arema Cronus.

Dengan demikian, managemen SFC melalui Nasrun Umar mengharapkan agar Laskar Wong kito bisa finish di urutan ketiga, atau paling tidak tetap berada di lima besar.

“Kami tidak mau memaksakan kehendak. Posisi tiga besar terbaik saja sudah bagus. Setidaknya bertahan di posisi lima terbaik sudah cukup,” kata Nasrun. (AND)