13891956_10154354460317999_6021913264710195527_n

PALEMBANG, HALUAN SUMATERA – Yohanis Nabar, winger Sriwija FC mengaku menikmati perannya sebagai pemain cadangan dan ingin menjadikan Laskar Wong Kito sebagai tim super di Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016.

Yohanis mencetak gol penyeimbang ketika menahan tuan rumah Barito Putera 1-1 dua hari lalu. Meski bukan sebagai salah satu pemain inti, Yohanis kecil hati. Menurutnya, pemain bertekad ingin menjadikan Sriwijaya FC sebagai tim super.

“Saya menikmati peran sebagai supersub, karena peran pemain cadangan itu juga sangat penting. Dia harus bisa mengamati permainan lawan melalui bangku cadangan, dan membawa perubahan saat ditunjuk bermain,” tutur pemain yang akrab disapa Anis ini.

“Pelatih selalu mengatakan, setiap pemain punya perananan yang sama di dalam tim. Kami juga bertekad menjadi super team, not superman. Gol melawan Barito juga merupakana kerjasama tim,” ungkapnya.

“Kami akan melawan PS TNI di kandang. Laga itu wajib kami sapu bersih agar dapat terus bersaing di papan atas,” cetusnya.

Tekad serupa juga dicanangkan manajemen tim. Manajer Nasrun Umar mengatakan, keberhasilan mencuri poin di Banjarmasin akan terasa lebih lengkap jika berhasil memenuhi target sapu bersih laga kandang melawan PS TNI.

“Kami jelas merasa cukup puas dengan hasil imbang. Hasil ini patut disyukuri pemain, pelatih Dan Manajemen. Target SFC ke depan harus maksimalkan dua partai kandang menjamu PS TNI,” ucap Nasrun.

“SFC harus dapat tiga poin di kandang. Itu artinya enam poin harus diamankan, karena target SFC menembus tiga besar sampai putaran pertama berakhir. Meski berada empat besar pun poin harus sama, atau tipis dengan tim di tiga besar,” jelasnya. (Chandra Wahyudi)