Foto: IST

PALEMBANG, HS – Mendekati bulan Ramadhan, pengusaha transportasi darat Antar Kota Antar Provinsi (AKAP) di Kota Palembang masih belum memutuskan untuk menaikkan harga tiket.

Hingga saat ini, harga tiket bus masih stabil, sebelum ada keputusan dari pemerintah melalui Kementerian Perhubungan.

“Untuk besaran kenaikan harga tiket bus jelang arus mudik masih belum bisa diprediksi, apakah naik atau tetap stabil. Kami masih menunggu kepastian dari pemerintahan,” kata Staf Operasional Perusahaan Otobus (PO) Handoyo Palembang, Wawan, Jum’at (10/5).

Mengenai besaran kenaikan harga tiket atau tuslah diprediksi perusahaan AKAP ada dikisaran 25-35 persen. Ini mengacu pada putusan di tahun-tahun sebelumnya.

“Ini baru kemungkinan, karena tahun-tahun sebelumnya juga seperti itu. Tetapi untuk tahun ini belum diketahui,” ujar Wawan.

Selama arus mudik dan balik lebaran, kata Wawan, lonjakan penumpang bisa meningkat hingga 35 pesen. Bahkan angka tersebut bisa saja lebih. Sebagai langkah antisipasi, pihaknya menyiapkan hingga lima kali keberangkatan dalam sehari dengan jumlah 15 bus.

“Normal operasionalnya hanya satu kali keberangkatan sehari dengan armada, satu hingga tiga mobil saja. Namun untuk melayani arus mudik kami sudah mempersiapkan hingga lima kali pemberangkatan dalam sehari dan armada yang disiapkan bisa mencapai 15 bus,” ungkapnya.