zika_1

PALEMBANG, HS – Maraknya pemberitaan mengenai virus zika yang saat ini sudah menyebar ke sejumlah negara di Asia Tenggara, membuat Pemerintah Provinsi Sumsel melalui Dinas Kesehatan Sumsel mengambil sejumlah tindakan sebagai langkah antisipasi masuknya virus ini.

Kepala Bidang Pengendalian Penyakit Menular Dinkes Sumsel, Mulyono mengatakan, virus zika saat ini belum terdeteksi di Sumsel. Ia meminta kepada masyarakat Sumsel untuk tidak panik dengan isu terkait keberadaan virus Zika ini. Sebab di Sumsel memang belum pernah ada ditemukan virus tersebut menyerang masyarakat di Sumsel itu sendiri.

“Meski begitu, kita tetap waspada. Harapan kita masyarakat tidak panik dan tidak gaduh adanya isu ini. Kita juga tetap akan memaksimalkan upaya pencegahan terkait hal itu,” jelasnya.

Sebagai langkah antisipasi, Dinkes Sumsel juga sudah mengedarkan surat terkait pencegahan adanya virus zika kepada Dinas Kesehatan di 17 kabupaten/kota di Sumsel.

“Surat edaran dari Menkes juga sudah kami sebarkan. Kami juga berkoordinasi dan meminta agar Dinkes di 17 kabupaten/kota di Sumsel mengantisipasi dan mencegah kemungkinan virus ini masuk di daerahnya. Kami minta juga agar Dinkes tersebut menyosialisasikan ke masyarakat didaerahnya,” ujar Mulyono di ruang kerjanya, Kamis (2/9).

Dinkes Sumsel juga bekerjasama dengan Kantor Kesehatan Pelabuhan untuk lebih intensif dalam melakukan pengecekan bagi siapapun yang masuk dan keluar di bandara atau pelabuhan di Sumsel, khususnya bagi mereka yang datang dari Singapura.

“Ini bentuk antisipasi kita. Di pelabuhan dan bandara dilakukan deteksi dini kepada mereka yang melalui pintu masuk kedatangan,” tutupnya. (MDN)