3

Fir Azwar, Kepala SMA Negeri 10 Palembang foto bersama dengan Luna Silaen guru pembimbing Olimpiade Kimia dan siswa/siswi yang berhasil ke Babak Semi Final Olimpiade Kimia Nasional 2016 di Kampus Universitas Negeri Malang tanggal 17 September 2016.

• Enam Siswa Maju ke Babak Semi Final di Universitas Negeri Malang

• Pasang Target Juara Umum

PALEMBANG, HS – Enam siswa Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 10 Palembang berhasil melewati babak penyisihan Olimpiade Kimia Nasional 2016 yang digelar di SMA Negeri 17, Ahad (11/9/2016). Selanjutnya, mereka pun siap mewakili Sumatera Selatan (Sumsel) guna merebut tiket final tanggal 18 September 2016 di kampus Universitas Negeri Malang.

“Olimpiade Kimia Nasional 2016 ini diselenggarakan atas kerjasama Universitas Negeri Malang dengan Kementerian Riset dan Teknologi. Meski anak-anak kita bukan berasal dari sekolah unggulan, namun SMA Negeri 10 Palembang adalah sekolah pavorit yang berprestasi mewakili Sumatera Selatan di kancah nasional,” demikian kata Fir Azwar, Kepala SMA Negeri 10 Palembang kepada HALUAN SUMATERA, Selasa (13/9).

Adapun ke enam siswa/siswi SMA Negeri 10 Palembang yang mewakili Sumsel di babak semi final dan final Olimpiade Kimia Nasional 2016 yaitu Salsabila Rachma, Dwi Ananda Putri, Mutiara Permata Sari, M Yunus Chory, Zayd Abdul Aziz dan Karina Deriska.

“Kita bukan sekolah unggulan, tapi kita menghasilkan generasi-generasi peserta didik yang unggul di bidang akademik maupun non akademik. Sekolah kita memang bukan sekolah yang berbasis keagamaan, tapi kita menghasilkan para generasi yang religius,” ucap Fir bangga.

img_7175

Fir Azwar, Kepala SMA Negeri 10 Palembang foto bersama dengan Luna Silaen guru pembimbing Olimpiade Kimia dan siswa/siswi yang berhasil ke Babak Semi Final Olimpiade Kimia Nasional 2016 di Kampus Universitas Negeri Malang tanggal 17 September 2016.

Tentunya, lanjut pencipta Lagu Palembang Emas ini, membangun karakter akademik untuk peserta didik yang unggul, SMA Negeri 10 Palembang tidak hanya dilakukan di ruangan kelas saja. Namun, juga harus dilakukan dalam interaksi pelbagai perlombaan mata pelajaran, termasuk Matematika Ilmu Pengatuan Alam,” Fir menuturkan.

Nyatanya prestasi yang diukir oleh peserta didik SMA Negeri 10 Palembang selain di bidang akademik, juga bidang non akademik. Di berbagai kejuaraaan sepak bola, anak-anak sekolah ini selalu mendapat predikat Juara, juara 1 kejuaraan futsal antar SMA, panduan suara, dan banyak lagi yang lainnya.

“Yang membuat bangga lagi, hampir 80 persen, tenaga pendidik di SMA Negeri 10 Palembang adalah lulusan Strata 2, dan sudah sertifikasi. Itu artinya tenaga guru di sini, mengajar secara profesional,” katanya.

Fir Azwar berharap, peserta didiknya yang berangkat mengikuti Olimpiade Kimia Nasional 2016 bisa memberikan hasil yang terbaik. “Ya, target kita jelas Juara Umum di perlombaan tersebut,” cetus Fir singkat.

Dra Luna Silaen MT, guru pembimbing siswa/siswi SMA Negeri 10 Palembang di Olimpiade Kimia kepada HALUAN SUMATERA menceritakan, pada Olimpiade Kimia Nasional kali ini ia menyajikan berbagai macam persiapan kepada siswa-siswi yang mengikuti lomba. Mulai dari latihan mengerjakan soal-soal hingga mengadakan pratikum.

“Kurang lebih 2 pekan kita latihan membahas soal-soal untuk anak-anak. Peserta yang diikutkan di Olimpiade Nasional ini, saya ambil dari siswa/siswi dari kelas 10, 11, 12 Juruan MIA. Ini baru pertama kalinya kita ikut di Olimpiade Kimia Nasional yang diadakan Kemenristek,” ungkap Luna seraya berkata SMA Negeri 10 Palembang peringkat 5 di OSN bidang Geografi tahun 2014, pada OSN 2013, SMA Negeri 10 Palembang predikat ke 5 di bidang Kimia.

Jpeg

Siswa/siswi yang berhasil menembus Babak Semi Final Olimpiade Kimia Nasional 2016 di Kampus Universitas Negeri Malang tanggal 17 September 2016 foto bersama di halaman depan SMA Negeri 10 Palembang.

Apa harapan dan pesan yang disampaikan ke peserta Olimpiade Kimia Nasional 2016? Dengan lugas Luna yang juga intstruktur guru-guru untuk pelajaran kimia ini menjawab, semoga anak-anak SMA Negeri 10 Palembang yang melaju di babak semi final dan final Olimpiade Kimia 2016 terus berjuang, pantang untuk mundur demi nak baik SMA Negeri 10 Palembang.

“Paling tidak, mereka punya pengalaman berlomba di tingkat nasional. Mereka kan, bertemu dengan anak-anak pintar dan cerdas dari sekolah unggulan dari provinsi lainnya,” ujar Luna yang memegang prinsip hidup besok itu harus lebih baik dari hari ini, lusa harus lebih baik dari hari esok. (ERS)

Salsabila Rachma,
Anak pasangan Ir Samiaji Rachmat dengan Sri Mulia Sari

img_7173

Target Kita Insyaallah Juara

Alhamdulillah. Kita (SMA Negeri 10 Palembang-red) sudah berusaha maksimal di Olimpiade Kimia Nasional 2016 ini. Saya bersyukur sekali sekolah di sini. Guru-gurunya cukup berkualitas sehingga banyak anak-anak yang berkeinginan masuk ke SMA Negeri 10. Ya, buat saya, apa pun hasil dari lomba Olimpiade Kimia nantinya, yang jelas itu akan membanggakan dan membahagiakan orang tua dan SMA Negeri 10 Palembang. (*)

Dwi Ananda Putri,
Anak pasangan M Amin dengan Paulina

img_7173-copy

Kimia Itu Luar Biasa

Ya, awalnya seluruh peserta didik SMA Negeri 10 Palembang yang memiliki kemauan mempelajari ilmu Kimia diberikan kesempatan. Ada yang minat dipersilakan ikut. Jujur saja, ini baru pertamakalinya saya ikut lomba Olimpiade Kimia Nasional. Di lihat dari fungsi kimia itu sendiri, memang sangat membingungkan, tapi dari reaksinya, kimia itu pelajaran yang sangat luar biasa. (*)

Mutia Permata Sari,
Anak pasangan Ahmad Restu Iman dengan Berta Indria Sari

img_7173-copy-4

Saya Dapat Pengalaman

Hikmah ikut lomba Olimpiade Kimia Nasional ini yang pasti saya mendapat pengalaman di tingkat nasional. Persiapan khusus jelas ada. Enaknya belajar pelajaran kimia itu, karena dari dulunya senang dengan aneka rumus-rumus. Saya berharap ke depannya, peserta didik di SMA Negeri 10 Palembang banyak melahirkan prestasi terutama bidang akademik. (*)

M Yunus Chory,
Anak pasangan Ir Muhajir dengan Masyuna SE

Jpeg

Banyak Banget Perkembangan

Pengalaman di lomba Olimpiade Kimia Nasional 2016 ini menurut saya agak berat sih. Namun begitu, saya masih tetap optimistis karena Ibu Luna sudah banyak mempersiapkan latihan-latihan. Saya memiliki jurusan kimia ini karena saya lebih nyambung. Apa lagi saya menyukai eksperimen di dalam kehidupan sehari-hari.
Saya lihat SMA Negeri 10 Palembang ini sudah makin baik dan cukup berkembang. Banyak banget perkembangannya saat Pak Fir Azwar menjadi kepala sekolah. (*)

Zayd Abdul Azis,
Anak pasangan Legiran dengan Fitri Andayani

 

3

Agak Menegangkan Sih..

Agak menenagkan sih waktu saya ikut Olimpiade Kimia Nasional ini. Soalnya, saingan kita kan dari sekolah-sekolah yang unggulan. Cuma SMA Negeri 10 Palembang yang enggak ada nama unggulannya. Tetapi, setelah dicoba akhirnya kita masuk juga ke babak semi final. Saya perhatikan dari cerita-cerita- guru, bahwa sudah dari dulunya SMA Negeri 10 Palembang ini biasanya unggul di akademik, kenyataannya justru sekarang non akademik yang unggul. Semoga kedepannya prestasi akademik di sekolah lebih maju lagi.

Karina Deriska,
Anak pasangan Drs H Dedi Albakri dengan Hj Sukanah SPd Msi

img_7173-copy-2

Sekolah Ini Sangat Disiplin

Kalau untuk lomba Olimpiade Kimia Nasional ini baru pertama kalinya saya ikut. Dulu memang pernah ikut tingkat SMP dan lombanya ke Universitas Negeri Malang. Ya, pastinya saya senang bisa masuk nominasi 10 besar. Menurut saya SMA Negeri 10 Palembang ini kan sekolah biasa, tapi dengan adanya Olimpiade Kimia ini membuktikan pendapat orang yang memandang sebelah mata sekolah ini salah. Sekolah ini sangat disiplin, seluruh peserta didik diwajibkan datang pukul 06.40 Wib, jadi telat semenit saja tidak dibolehkan masuk kelas. (*)