Sondri Fazri didampingi Imam Suranto menunjukkan bukti kesepakatan penyetoran uang Rp60 juta untuk mendapat 3 proyek dengan Ir Pebriansyah Nang Ali Solihin.

Sondri Fazri didampingi Imam Suranto menunjukkan bukti kesepakatan penyetoran uang Rp60 juta untuk mendapat 3 proyek dengan Ir Pebriansyah Nang Ali Solihin.

MUARAENIM, HS – Janji tinggal janji, yang ditunggu tak kunjung tiba. Itulah kiranya ungkapan yang pasbuat kontraktor lokal Muaraenim, Sondri Fazri (36), warga Desa Panang Jaya, Kecamatan Gunung Megang, Kabupaten Muaraenim.

Saat ini Sondri meminta kepada Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Kadisporapar) Muaraenim, Ir Pebriansyah Nang Ali Solihin atau yang akrab disapa Feri untuk mengembalikan uangnya sebesar Rp60 juta.

Sebelumnya,uang tersebut disetorkan Sondri karena dijanjikan akan mendapatkan tiga proyek di Disporapar Kabupaten Muaraenim pada 2014 lalu, yakni proyek lapangan tenis, taman dan pagar. Namun, nyatanya dirinya hanya mendapat satu proyek berupa pemasangan pagar.

“Saya hanya meminta kepada pak Feri untuk mengembalikan uang yang telah disetor melalui orang kepercayannya bernama Joko pada awal 2014 lalu, karena saya hanya mendapat satu proyek berupa pemasangan pagar. Padahal saya dijanjikan tiga proyek,” tutur Sondri Fazri didampingi Imam Suranto, selaku mediator dari permasalahan ini kepada para awak media, Senin (31/10).

Dirinya, kata Sondri, telah lama meminta uangnya dikembalikan. Namun, nampaknya belum ada iktikad baik dari yang bersangkutan. Sehingga dirinya akan menempuh jalur hukum apabila tidak segera diselesaikan.

“Saya berikan waktu tiga hari kepada beliau untuk mengembalikan uang saya. Apabila dalam tiga hari tidak diselesaikan, maka saya akan menempuh jalur hukum,” tuturnya. (EDW)