PALEMBANG, HS – Berbagai cara dilakukan agar masyarakat semakin merasakan demam Asian Games 2018. Apalagi, event yang berlangsung di Jakarta dan Palembang akan digelar kurang dari 50 hari lagi.

Salah satu cara sosialisasi yang dilakukan ialah dengan melaksanakan kegiatan Fun Run untuk Indonesia. Kegiatan ini dilakukan Komite Olimpiade Indonesia (KOI) dan didukung Dewan Olimpiade Asia atau OCA.

Event bertajuk Fun Run bakal berlangsung di Jakarta dan Palembang besok, Minggu 1 Juli 2018. Kegiatan ini bakal melibatkan 3.000 peserta dan didukung Dewan Olimpiade Asia atau OCA.

Untuk di Palembang Fun Run berlangsung di Kompleks Jakabaring Sport City (JSC) dengan start dimulai pukul 06.45 WIB dari Stadion Gelora Sriwijaya.

“Fun Run untuk Indonesia bertujuan sebagai ajang sosialisasi, meningkatkan atmosfer Asian Games 2018. Startnya dari Stadion Gelora Sriwijaya dan akan mengelilingi Kompleks JSC,” ungkap Wakil Ketua KOI Muddai Madang usai menggelar konfrensi pers di Griya Agung Palembang, Sabtu (30/06/2018).

Menurut Muddai, dipilihnya JSC sebagai lokasi penyelenggaraan juga untuk memperkenalkan berbagai venue yang akan menjadi arena bertarung para atlet. Di antaranya Stadion Gelora Sriwijaya, Lapangan Menembak, Ski Air, Tennis, dan lain-lain.

“Fun Run yang digelar Palembang merupakan penyelenggaraan ke-28 dari 31 kota di 29 negara. Mengapa Indonesia digelar hampir mendekati akhir karena memang agar atmosfer Asian Games semakin terasa. Untuk anggaran sepenuhnya ditanggung OCA,” ujar Muddai.

Pelaksanaan Asian Games di Jakarta dan Palembang bakal diikuti 45 negara. Sementara kegiatan Fun Run hanya berlangsung di 29 negara peserta.

Mengenai hal itu, Media OCA Zhou Jian menjelaskan jika hanya 29 negara yang dapat menjamin keamanan. Sedangkan negara seperti Afganistan, Syria, Yaman, dan beberapa negara Asia yang terlibat konflik tidak dapat memberikan jaminan keamanan.

“Seperti Maladewa saja baru dipenyelenggaraan Asian Games kali dapat menggelar Fun Run. Sebelumnya juga tidak ikut serta. Tapi mudah-mudahan di Asian Games selanjutnya lebih banyak negara peserta terlibat,” ungkap Zhou Jian.