Lubuklinggau,haluansunatera.com- Bertempat di Cozy Style Hotel, Generasi Anti Narkotika Nasional (GAAN) Lubuklinggau menggelar sosialisasi dalam Forum Diskusi Membangun Peran Masyarakat Perangi Narkoba. Senin, (30/9/19).

Hadir dalam Acara, Walikota Lubuklinggau Prana Putra Sohe, KADIV Hukum GANN Misnan Hartonoketua, DPC GANN Hery Triwahyudi, Ketua DPD GANN Nurfrafyanti Fanny, Kapolres Dwi Hartono, Kepala BNN Himawan, DANDIM 0406 MLM Muhammad Aan Setiawan, Ketua MUI Abdullah makcik, berserta jajaranya, dihadiri pula 72 perwakilan kelurahan, club mobil, dan berbagai elemen masyarakat.

Acara sosialisasi dibentuk dengan tujuan diskusi mengkoordinir peran dan masukan kepada masyarakat, bersama-sama dalam memerangi Narkoba, dengan harapan 2022 Kota Lubuklinggau bebas Narkoba.

Menurut Hery Triwahyudi, Ketua GANN DPC Kota Lubuklinggau acara ini digelar dengan tujuan melakukan pencegahan dan pembinaan akan bahayanya Narkoba, itu semua perlu dukungan masyarakat luas serta komitmen bersama untuk perangi narkoba. insyallah 2022 mari kita bersihkan kota lubuklinggau dari peredaraan Narkoba.

“Dengah dukungan masyarakat insya Allah Lubuk Linggau bersih Narkoba.” ujar Herry

Semwntara itu walikota Lubuklinggau Prana Putra Sohe mengapresiasi adanya GANN di Kota Lubuklinggau, yang menggandeng seluruh elemen masyarakat dalam sosialisai kegiatan perangi Narkoba, dan kita dukung semua kegiatan yang membangun Negeri ini, Melakukan upaya preemtif, pembinaan melalui kegiatan positif, preventif melakukan pencegahan dan tindakan nyata sejak dini kepada masyarakat.

“Saya sangat mengapresiasi adanya GANN di kota Lubuklinggau ini, yang bergerak mengajak masyarakat untuk memerangi Narkoba dan memberikan pembinaan, pemahaman akan bahaya Narkoba, kami sangat mendukung kegiatan-kegiatan positif seperti ini, dan kita jangan hanya terpaku dengan Forum Diskusi saja, mari kita bergerak dengan action-action yang nyata” Ajak Nanan.

Dalam kesempatan itu, Himawan Ketua BNN Lubuklinggau juga mengajak semua pihak untuk memerangi narkoba, perlu pula dukungan masyarakat serta komitmen bersama untuk perangi narkoba.

“perang untuk narkoba tidak bisa diperankan oleh GANN, BNN,POLRES dan instansi lainya, namun semuanya harus berperan. karna bahaya narkoba sangat luar biasa, hancurnya negara karna narkoba. narkoba sangat merugikan diri sendiri negara dan keluarga” ungkapnya.

Majelis Ulama Indonesia Abdulah Macik menyampaikan pula “Meminum minuman keras dan mengkomsumsi Narkoba sama saja kita kembali ke zaman jahiliyah. mari membangun berantas narkoba dengan melalui masyarakat keluarga dan lembaga pemerintah” sebutnya.

Tambah, Kapolres Lubuklinggau pemberantasan narkoba secara berlapis dengan melibatkan semua pihak akan lebih efektif dalam menghadapi para gembong dan pengedar, narkoba merupakan kejahatan transnasional, melibatkan jaringan/kartel disemua lini.

“Yang saya mau adalah bandar dan kurir, karna itulah dalang dari peredaran narkoba, mari bersama memberantas narkoba. karna akan lebih efektif jika kita bekerja sama, jangan hanya sesudah keluar dari ruangan ini hilang2 saja. kalo tidak kita selamatkan mulai dari sekrang kapan lagi, jangan hanya di mulut, tapi ayo sama-sama kita bergerak berantas narkoba”. Tutup Dwi Hartono.