PALEMBANG,HS – Ditjen Perbendaharaan (DJPb) Sumsel mencatat realisasi belanja APBN pada semester I/2018 ini mencapai Rp 4,47 triliun atau 32,3 persen dari total pagu Rp 13,8 triliun, sementara target rasio serapan sendiri sebesar 40 persen. Belanja pegawai menjadi sektor pengeluaran yang berhasil merealisasikan penyerapan terbesar.
Kepala Kanwil DJPb Sumsel, Sudarso mengatakan, secara umum realisasi serapan anggaran pada semester I/2018. Jumlah ini sedikit lebih rendah 0,9 persen dengan periode serupa di tahun sebelumnya (yoy), dan lebih rendah 1,2 persen secara nasional.
“Hanya di sektor belanja pegawai yang realisasinya paling tinggi mencapai 47,2 persen atau sebesar Rp 2,09 triliun dari pagu Rp 4,43 triliun,” katanya di kantor DJPb Sumsel, Selasa (10/7/2018).
Salah satu faktor yang mempengaruhi tingginya serapan belanja pegawai tengah tahun ini karena pembayaran Tunjangan Hari Raya (THR) Aparatur Sipil Negara (ASN) pada Juni lalu. Sebab, THR yang diterima tahun ini nilainya full dari gaji pegawai tanpa potongan,” ujarnya
Kemudian, kata Sudarso, dilanjutkan realisasi belanja barang sebesar Rp 1,26 triliun atau 28 persen dari pagu Rp 5,80 triliun. Kemudian, belanja bansos Rp 3,65 miliar atau 26,9 persen dari pagu 13,56 miliar, dan belanja modal Rp 752 miliar atau 20,8 persen dari pagu Rp 3,61 triliun.
“Menariknya di semester pertama ini serapan belanja bansos juga tinggi, atau meningkat, dimana pada periode serupa tahun lalu hanya 12 persen,” pungkasnya
Artinya, di tahun ini kejadian sosial sepanjang semester pertama lebih banyak dibandingkan tahun lalu sehingga bantuan sosialnya lebih cepat terserap. Seperti rehabilitasi penggunaan napza, disabilitas, dan musibah banjir.
Meskipun, sebenarnya secara nilai belanja bansos di tahun ini lebih kecil dari tahun lalu, sebab pada tahun ini belanja yang sifatnya sosial ada juga yang telah dialihkan ke belaja pemerintah.
“Terlepas dari adanya momen Pilkada serentak di tahun inj, memang sebagian besar pengelola anggaran bansos ini ada di Organisasi Perangkat Daerah (OPD) kabupaten/kota,” jelasnya