p_20160829_161223_1

Kepala Biro Pemerintahan Setda Sumsel Edward Chandra

PALEMBANG,HS – Perekaman E-KTP di sumsel belum mencapai target nasional  sekitar 92 persen  dan baru mencapai  81.33 persen. Sedangkan untuk akte kelahiran dari 17 kabupaten/kota di sumsel sebesar 66.23 persen dari anak 0-18 tahun berjumlah sekitar 1 juta lebih sampai dengan bulan September.

Hal ini diungkapkan oleh  Kepala Biro Pemerintahan Setda Sumsel  Edward Chandra saat mendengarkan video conference seluruh provinsi di Indonesia oleh dirjen Kependudukan dan Catatan Sipil Kemendagri  di pemprov sumsel, Kamis (29/9)

“ untuk data perekaman E-KTP persentasinya mencapai 81,33 persen dari wajib KTP sebanyak 5.544.379 jiwa yang sudah mereka 4.844.622 jiwa.

Disinggung mengenai  pencapaian  target nasional, menurut  Edward,  bahkan Sumsel diminta bekerja lebih giat lagi, untuk mencapai target nasional 92 persen untuk perekaman dan kurang 11 persen untuk akte kelahiran.

“Kami terus berusaha  untuk melakuan pelayanan agar mencapai target nasional dengan melakukan jemput bola seperti untuk percepatan layanan. Untuk salam 15 menit ini akan disampaikan kepala dinas walaupun semua layanan yang ada di sumsel.:ujarnya

Dia juga mengatakan. Selama  15 menit  harus bisa  jadi dan dapat saja dilakukan. Namun, apabila blangko tidak ada artinya akan dapat keterangan. Untuk akte kematian dan kelahiran dengan administrasi dan persyaratan lengkap bisa menjalankan berkisar menit.

“Untuk nomenklatur sendiri semuanya sudah dalam bentuk Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) dengan tipe A kecuali kota Pagaralam mengingat jumlah penduduk yang sedikit. Selain itu, kami juga mengusulkan utk Disdukcapil Sumsel dalam nomenklatur baru ini,”ungkapnya.(MDN)