????????????????????????????????????

Kepala Bappeda Sumsel, Ekowati Retnaningsih

PALEMBANG, HS – Pemprov Sumsel dan Pemprov Babel direncanakan akan meneken kerjasama di 9 bidang, diperkirakan akan dilaksanakan di akhir September. Infrastruktur strategis, akan dibuat jalur perintis antar kedua provinsi serta merealisasikan jembatan penghubung antar kedua provinsi.

Hal ini diungkapkan, Kepala Bappeda Sumsel, Ekowati Retnaningsih usai menerima kunjungan tim provinsi Babel dalam rangka tindak lanjut berita acara kesepakatam hasil rakor forum gubernur sewilayah Sumatera di Lampung, tahun 2016, di kantor gubernur Sumsel, Kamis (1/9).

“Kunjungan dari pemprov Babel, kerjasama antara pemprov babel dan pemprov Sumsel sepakati 9 bidang kerjasama, yakni infrastruktur, perhubungan, energi, kelautan dan perikanan, ketahanan pangan pariwisata, litbang dan olahraga,”jelas dia.

Contohnya, kita punya fasilitss olahraga, kalau Babel perlu training atletnya, maka tak perlu bangun trainging center. Tinggal gunakan sarana kita di Jakabaring Sport City, hanya membayar pemanfaatannya saja.
Lalu, beber dia, juga dibahas tentang perhubungan, mau membuka jalur perintis. Jalur perintis tersebut, akan melibatkan kerjasama arus lalu lintas barang pangan antar kedua provinsi.

“Untuk jalur perintis, kita kan surplus beras, nah mereka (Babel,red) inflasinya tinggi karena suplai pangan kurang akibat produksi pangannya kurang. Efeknya barang disana (Babel,red) mahal, karena itu solusinya bisa membuat jalur perintis,”katanya.

Detailnya, ia mengakui, baru ditingkat pembahasan, dari mana kemana, jalur yang akan dimanfaatkan, moda transportasinya apa, teknisnya (pembangunan,red) seperti apa, itu nanti dari pusat (pemerintah,red). “Juga melibatkan SKPD Sumsel dan Babel.”

Sektor kerjasama lainnya, di pariwisata, kata Ekowati, pariwisata, Babel punya laut, pantai, nah kita (Sumsel,red) mengunggulkan wisata religius, ada juga asrama haji itu kembangkan, kita buat paket bersama (pariwisata,red). Termasuk didalamnya, rute penerbangan.

Seperti, Kuala Lumpur-Palembang-Bangka, bisa juga Bangka-Penang-Palembang atau lainnya. Selain itu, juga ada dalam bahasan perencanaan membangun jembatan penghubung antara Sumsel dan Bangka Belitung. “Kita akan mencari investasinya, bisa gunakan APBN, karena bentangnya panjang, 15 kikometer, lebih panjang dari Suramadu (jembatan,red),”jelas dia.

Sekda Provinsi Bangka Belitung, Yan Megawandi, Kamis (1/9/2016) sore mengakui menghubungkan di pulau, beberapa wilayah untuk jalur pelayaran jalur perintis. “Memang selama ini sudah ada jalur tradisional (perairan,red) namum kita berharap pemerintah (pusat,red) bisa hadir,”jelas dia.

Untuk itu, akui Yan, akan ada MoU (Perjanjian Kesepakatan,red) antara dua gubernur (Sumsel dan Babel,red), dalam bentuk perjanjian antar SKPD atau dinas, apa saja masing-masing keunggulan yang bisa dikerjasamakan.
Mengenai tanggal pastinya, diperkirakan antara 19 hingga 23 September nanti. “Tergantung waktunya dari pak gubernur, kapan ada waktu yang bisa digunakan untuk MoU tersebut, bisa di minggu ketiga September nanti,” jelasnya.(madon)