159JAKARTA,HS – Langkah Presiden Joko Widodo yang pergi meninggalkan Istana Presiden pada Aksi Damai Umat Islam merupakan langkah yang tidak arif.

“Jokowi sebagai presiden tidak arif meninggalkan rakyatnya yang ingin mengadu,” kata Direktur Eksekutif SNH Advocacy Center, Sylviani Abdul Hamid, dalam keterangan beberapa saat lalu seperti dikutip Rmol (Sabtu, 5/11).

Pada saat demo digelar, Presiden Jokowi pada saat yang sama berada di Cengkareng dalam rangka peninjauan kereta bandara.

“Jokowi mencitrakan dirinya merakyat, tapi kok didatangi rakyat yang mau mengadu malah kabur”, imbuhnya.

Menurut Sylviani Abdul Hamid, seharusnya Jokowi menemui massa Umat Islam dan mendengarkan keluhan yang akan disampaikan.

“Kalau gitu, kita semakin tahu kualitas dia sebagai presiden,” tegasnya.

Ia mengingatkan bahwa negeri ini tegak dan berdiri karena Umat Islam dengan pekikan takbir.(SN)