Masterplan Pelabuhan Tanjung Api-Api

Masterplan Pelabuhan Tanjung Api-Api

PALEMBANG,HS – Pemerintah Sumatra Selatan menargetkan tahun ini pembebasan lahan untuk Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Tanjung Api-Api dapat selesai. Namun bukan pembebasan lahan secara keseluruhan melainkan pembebasan lahan yang diperuntukkan pada tahap pertama.

Menurut Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah Sumatra Selatan, Ekowati Retnaningsih mengatakan, kepastian pembebasan lahan yang selesai di tahun ini sudah dijamin karena progresnya sudah berjalan lancar. Tahun ini ditarget 62 hektar lahan bisa diselesaikan dan diganti rugi.

“Kita yakin karena nilai dari Konsultan Jasa Penilai Publik (KJPP) telah didapatkan tinggal pembayaran kepada pemilik lahan tersebut,” ungkapnya dipemprov sumsel selasa (8/11).

Dia menambahkan. Untuk mekanisme pembayaran, pihaknya telah menyiapkan dana dari anggaran pendapatan dan belanja daerah (APBD) Sumsel sekitar Rp38,25 miliar. Namun diakui tak semua lahan yang tercover anggaran tersebut.

“Masih ada kekurangan dana sekitar Rp950 juta untuk pembebasan lahan ini. Kita akan ajukan sisanya ini pada APBD 2017 mendatang,” ucapnya.

Lanjutnya. Kekurangan bayar pembebasan lahan itu diperuntukkan khusus bagi satu pemilik lahan dengan luasan sekitar 2-3 hektar. Sudah dimusyawarahkan bersama seluruh instansi terkait, khususnya Dinas Perindustrian dan Perdagangan Provinsi Sumsel yang mengelola anggaran pembebasan lahan itu, bahwa pelaksanaan pembayaran untuk 62 hektar lahan itu dilakukan tahun ini juga.

“Pembayaran ganti rugi ditarget selesai tahun ini. Secara bertahap pastinya, tidak akan terputus. Sisanya baru di tahun depan,” tutur dia.

Dia menyampaikan, kekurangan dana ini terjadi dikarenakan pengalokasian dana tersebut dilakukan pada awal tahun 2016. Sedangkan, hasil kajian dari KJPP baru dikeluarkan menjelang akhir tahun 2016. Dari kajian KJPP tersebut terkadang diatas prediksi yang telah dihitung pada awal tahun.

“Kita tidak tahu pasti hitung-hitungannya, tapi memang hal seperti ini sering terjadi. Karena itu, untuk menutupi kekurangan tersebut maka akan dialokasikan pada 2017 mendatang,” terangnya.(MDN)