PALEMBANG,HS – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Provinsi Sumsel yang gencar melaksanakan inovasi layanannya dalam rangka peningkatan sarana dan prasarana Sistem Adminitrasi Manunggal Satu Atap (Samsat).

Seperti banyaknya layanan samsat pembantu yang dikembangkan antara lain Samsat, Samsat Mall, Samsat Payment Point Bank Sumsel Babel, Mobil Samsat Keliling (Samling), Samsat Desa (Samdes) yang melayani Wajib Pajak (WP) kenderaan bermotor membuahkan hasil yang cukup fantastis.

Buktinya, dengan inovasi ini, pada 2017 capaian penerimaan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) melebihi target yang mencapai Rp 873 miliar. Sementara target PKB pada 2017 hanya sebesar Rp 850 miliar.

Capaian PKB ini melebihi target yakni sebesar Rp 23 miliar atau sekitar 2 persen. Daerah yang paling tinggi penerimaannya UPTB Palembang I. Yakni, sebesar Rp 403 miliar dari target Rp 395 miliar. Lalu disusul UPTB Palembang II sebesar Rp 77 miliar dari target Rp 73 miliar.

Meskipun memberikan hasil yang positif, akan tetapi, untuk tahun hanya Samsat Desa yang akan ditambah di dua lokasi. Sementara untuk layanan lainya seperti Samling atau Samsat Corner tidak akan mengalami penambahan.

“Ya, tahun ini hanya samdes yang akan ditambah,” ujar Kepala Badan Pendapatan Daerah. Neng Muhaiba Saat di jumpai di kantornya, jumat (2/3/2018).
Ia juga mengatakan, tidak adanya penambahan di seluruh layanan samsat pembantu karena pemerintah provinsi sedang fokus untuk Asian Games.
“Kumungkinan tidak ada penambahan, mungkin di tahun 2019 akan ada penambahan lagi,” katanya

Ia juga menjelaskan, pihaknya saat ini memiliki 20 Unit Samling yang tersebar di 17 Kabupaten dan Kota di Sumsel, sedangkan untuk Samsat Mall berada di empat Mall besar yakni di PS Mall, PTC Mall, PIM, dan OPI Mall.

” Kalau Payment Poin itu berada di 4 kantor cabang Bank Sumsel Babel yakni BSB cabang Mariana, BSB Cabang KM 12, BSB cabang Parameswara dan BSB cabang Lemabang,”tutupnya