>

PALEMBANG,HS – Sesuai kebijakan Mentri Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) jenjang (SD) Negeri tahun ajaran 2017-2018 sekolah harus mengutamakan anak yang telah berusia tujuh tahun atau maksimal enam tahun penerimaan ini tak jauh berbeda dengan sebelumnya.

Kepala Bidang (Kabid) SD Disdik kota Palembang Bahrin SPd MM menghimbau, para orang tua yang anaknya sudah cukup usia masuk SD untuk segera mendaftar sebelum tahun ajaran baru 2017-2018 pada17 Juli 2017 mendatang.

“Sebelumnya sudah dilakukan himbauan kepada 248 SD Negeri di kota Palembang, agar tidak melupakan tugasnya dalam menerima siswa baru di masing -masing kecamatan,”jelasnya

Mengenai persyaratan PPDB tidak jauh berbeda dari tahun sebelumnya. Yakni orang tua siswa harus mengisi formulir pendaftaran secara lengkap. Umur siswa minimal 6 tahun, apabila sudah 7 tahun maka siswa siswa tersebut wajib di masukan. Lalu KTP ayah dan ibu. Kemudian Kartu keluarga. Akte kelahiran. Map. Fotocopy ijazah TK/PAUD. Terakhir khusus yang TK wajib melampirkan nomor NISN dari siswa TK nya.

“Sekali lagi kita himbau kepada seluruh kepala sekolah pendaftaran mulai dibuka pada 3 sampai 6 Juli dari pukul 08:00 WiB sampai selesai,” ujarnya.

Lanjutnya, dalam PPDB tahun 2017/2018 ada sedikit perubahan. Dimana penerimaan satu kelasnya maksimal hanya 28 siswa. Namun jika ada SDN yang jumlah pendaftarnya lebih dari kuota disiapkan, maka sekolah tersebut harus menambah kelas atau rombel belajarnya,

“pastinya kebijakan tersebut tergantung akan dengan kepala sekolah masing-masing. Apa mau di tambah atau di double shift belajarnya,” jelasnya.

Lanjut Bahrin, sebelumnya kuota satu kelas maksimal 40 siswa. Tapi setelah dilakukan pemetaan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud), maka aturan menetapkan dalam satu kelas hanya boleh diisi 28 siswa.

“Kita hanya bisa mengikuti aturan, namun kita juga menghimbau kepala sekolah harus pintar-pinta mengatur jadwal belajar di tempatnya,” ungkapnya.

Harapan Disdik kota Palembang dalam PPDB tahun 2017/2018. Pertama pendaftara bisa berjalan lancar, dan perlu diingat pendaftaran gratis tidak dipungut biaya. Apabila ada kepala sekolah atau oknum tertentu meminta sejumlah uang kepada orang tua siswa, maka bisa dilaporkan ke pihak Disdik kota Palembang,

“kita akan memberikan sanksi tegas kepada kepala sekolah yang nakal,” tukasnya.

Sementara itu, Berdasarkan pantauan hari kedua penerimaan siswa baru, sebagian besar orang tua yang kebanyakan para ibu, berdatangan membawa anaknya serta map yang berisikan bekas persyaratan masuk sekolah sepeti, Seperti Fitri (34) dia ingin mendaftarkan putrinya bernama Salsabila yang sudah berusia 6 tahun satu bulan.

“Sudah daftar, belum tau di terima apa tidak Masi menunggu besok (hari ini, red) atau tanggal 5 mendatang,” ujarnya.

Dikatakan, peraturan yang mengharuskan anak minimal enam tahun bikin sulit saja, pasalnya bagaimana kalau anak kurang umur satu bulan, sedangkan kalau tahun depannya usia anak sudah besar.

“Nanggung kalau tidak di terima sekarang, tahun depan sudah tujuh tahun lebih jadi bikin khawatir,” urainya
Diakuinya, alasan memilih sekolah tersebut karena dekat rumah.

“Tak perlu repot kalau sekolah di sini (SDN 6), anak bisa pegi sendiri . Kalaupun mengantar atau jemput tidak capek karena dekat,” pungkasnya(HSN)