PALEMBANG,HS – Sejak dibukanya hari pertama Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tahun ajaran 2016/2017, beberapa sekolah yang berada di pemukiman padat penduduk sudah mulai tutup lebih awal. Pasalnya pembukaan dimulai pada 3 Juli hingga 6 Juli mendatang, namun setelah dibuka jumlah pendaftar melebihi kuota yang disiapkan.

Berdasarkan pantauan wartawan ke SD Negeri 109 Palembang yang beralamat Jalan Enim Raya Perumnas, mengingat kuota sudah terpenuhi, maka sekolah ini untuk pendaftaran siswa baru tutup lebih awal.

Kepala SDN 109 Palembang Toman Siregar mengatakan berhubung sekolahnya unggulan, maka di SD tempatnya tutup lebih awal.

“Apalagi setelah kita buka kurang lebih ada 400 calon siswa/i baru mendaftar, namun hanya 168 kursi yang disiapkan buat siswa/i baru ini,” katanya.

Lebih lanjut Toman mengatakan, untuk tahun ini sekolahnya menyediakan 6 rombel atau 6 kelas saja.

“Ya, kita juga sedang merekap nama siswa baru dan melihat syaratnya apakah cukup dengan umurnya. Soalnya nama anak ini bakal di ajukan ke dapodik Dinas Pendidikan (Disdik) kota,” ujarnya.

Sementara itu, Eda Ayu Wulandari salah satu wali murid yang akan mendaftarkan anaknya di SDN 109 mengatakan, dirinya terkejut saat pendaftaran PPDB tahun ini tutup lebih awal. Padahal dirinya ingin memasukan anaknya di SD tersebut.

“Waktu hari Senin kemarin saya sempat datang ke sekolah, tapi setelah melihat kondisinya ramai akhirnya ia memutuskan hari Selasa saja untuk datang kesini. Tapi saat saya datang kesini kembali rupanya pendaftaran sudah mulai tutup, padahal jadwal pembukaan dari 3 sampai 6 Juli,” katanya.

Lanjutnya, Ia mengaku kecewa karena tidak mendaftarkan anaknya ke SD tersebut. Padahal alamat nya sangat berdekatan dengan sekolah itu.

“Ya, kalau dekat rumah anaknya bisa terpantau dengan baik. Meskipun umur anaknya baru 5 tahun 11 bulan, tapi anaknya ini sudah perna ikut pendidikan TK,” katanya.

Saat ditanya persyaratannya, memang kata guru disini minimal anak sudah harus cukup umur 6 tahun, apabila anaknya tidak bisa diterima lagi disini yang pasti anaknya bernama M Alfi Ariyansah akan dimasukan lagi ke TK lagi, biar umurnya cukup dan bisa bersekolah di tempatnya.

“Soalnya keluarganya banyak tinggal disini, hitung hitung kalau masuk disini aksesnya bisa dekat sama anak, biar bisa antar jemput,” pungkasnya (HSN)