PALI, HS – Bakal Calon Legislatif Partai Nasional Demokrat (Nasdem) ditekankan harus bebas dari narkoba. Hal itu terlihat dari syarat yang diajukan partai dengan ketua umum Surya Paloh itu ketika melakukan penjaringan seleksi Bakal Calon Anggota Legislatif 2019 DPD Partai Nasdem Kabupaten PALI.

Selain itu, setelah dibuka 15 Februari 2017 lalu, sedikitnya 17 orang telah mendaftarkan sebagai bakal calon anggota legislatif di Partai Nasional Demokrat Kabupaten PALI. Ketujuh belas tersebut berasal hampir dari lima kecamatan yang ada di Kabupaten PALI.

Sekretaris Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Nasdem Kabupaten PALI, Iip Fitriansyah ST MT, saat dijumpai awak media di ruang kerjanya di Komisi III DPRD PALI, Senin (6/3) menjelaskan, bahwa setelah dibuka pada 15 Februari animo masyarakat untuk mendaftar cukup kuat. Kendati demikian, pihaknya juga tetap memiliki syarat-syarat yang mengacu pada Anggaran Dasar/Anggaran Rumah Tangga (AD/ART) partai Nasdem.

“Bebas narkoba wajib hukumnya itu. Selain itu, syarat-syarat berlaku seperti pada umumnya, misal harus berkelakuan baik dengan melampirkan SKCK dari kepolisian, WNI, dan lain-lain. Kemudian harus memiliki Kartu Tanda Anggota (KTA) Partai Nasdem. Kalaupun belum memiliki KTA, nanti bisa dibuatkan langsung KTAnya secara otomatis,” jelasnya.

Iip juga menerangkan, 17 yang mendaftar tersebut terdiri atas 11 orang laki-laki dan 6 orang perempuan. Selanjutnya, sambung Iip, pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap kesemua bakal calon anggota legislatif yang telah mendaftar.

“Nama-nama tersebut akan kita kirim ke DPP Nasdem untuk selanjutnya dilakukan verifikasi. Verifikasinya nanti melalui survey yang dilakukan Partai Nasdem untuk melihat elektabilitas dari kesemua bakal calon anggota legislatif. Barulah nanti diketahui nama-nama calon anggota legislatif dari Partai Nasdem,” tandasnya.

Ditambahkan oleh Sudarmi Yusuf ST, Ketua DPD Partai Nasdem Kabupaten PALI bahwa untuk pendaftaran Bakal Calon Anggota Legislatif tidak ada mahar.

“Saya tegaskan tanpa mahar. Untuk itu saya mengajak agar pemuda-pemuda terbaik PALI untuk bergabung dalam sebuah gerakan restorasi Indonesia demi memajukan Kabupaten PALI yang kita cintai. Masih ada waktu untuk bergabung, karena kita penutupan tanggal 31 Maret 2017 mendatang,” pungkasnya. (MAN)