PALEMBANG,HS – Menjelang pemilihan legislatif (Pileg) pada 17 April 2019, sejumlah calon legislatif (Caleg) di Kota Palemban kian gencar melakukan maneuver politiknya. Apalagi, kini banyak wajah-wajah baru dari kalangan milenial yang turut meramaikan persaingan merebut kursi wakil rakyat tersebut. Baik di tingkat Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) kabupaten/kota, maupun tingkat provinsi.
Tak ingin hanya sekedar meramaikan kancah politik di Bumi Sriwijaya saja, sejumlah caleg milenial yang tampil lebih muda dan fresh ini pun sudah membekali diri dengan taktik berbeda yang ternyata mendapat sambutan positif di kalangan masyarakat.
Handry Pratama Putra, caleg kelahiran 7 Januari 1988 ini maju dalam Pileg untuk DPRD Provinsi Sumsel sebagai perwakilan dari Partai Demokrat. Tak tanggung, Handry yang lebih dikenal dengan sapaan Tama ini mengaku turut didukung oleh sekitar 48 ribu relawan yang siap berjuang memperebutkan satu kursi wakil rakyat di DPRD Provinsi Sumsel.
“Relawan tersebut lebih 60 persennya berusia dibawah 35 tahun. Artinya yang berjuang memang berasal dari kaum muda,” katanya, Rabu (20/3).
Alasan Tama memilih barisan muda sebagai basis suaranya karena dianggap masih mempunyai integritas, dan kecil kemungkinan berpaling ke caleg lain. Untuk meyakinkan pendukungnya tersebut, Tama melakukan kontrak pilitik, salah satunya siap mengembalikan 100 persen gaji pokok.
“Jika dipercaya masyarakat untuk mengisi jabatan di legislatif, maka gaji pokok yang saya terima akan diperuntukkan membantu dunia Pendidikan, khususnya bagi yang kurang mampu,” tuturnya
Untuk menjaga hubungan dengan relawan ini, Tama pun sering mengajak relawanya berkumpul bersama guna membahas langkah langkah apa yang akan dilakukan.
“Karena kebanyakan seusia dengan saya, kita sering ngopi bareng. Jadi bisa lebih santai dan rasa kekeluargaanya lebih terasa,” pungkasnya
Selain itu, dirinya juga tak jarang menggelar seminar-seminar motivasi bisnis di kalangan mahasiswa agar bisa menjadi wirausahawan, serta sejumlah kegiatan yang lebih dekat dengan milenial.