peringatan-hari-batik_002

Para siswa saat mengikuti lomba mendesain motif batik dalam rangkaian acara Satu Hati Membatik Negeri di SMA Negeri 75 Jakarta (6/10).

Jakarta,HS – PT Astra Honda Motor (AHM) mengajak 200 Sahabat Satu Hati melakukan rangkaian kegiatan edukatif dan kreatif dalam “Satu Hati Membatik Negeri“. Kegiatan ini merupakan bentuk kontribusi AHM untuk menumbuhkan rasa bangga terhadap batik bagi generasi muda.

Melanjutkan perayaan Hari Batik Nasional yang diperingati pada tanggal 2 Oktober lalu, AHM menggelar beragam kegiatan terkait batik dengan mengusung tagline “Semangat Generasi Muda Melestarikan Batik Indonesia”.

Adapun kegiatan tersebut berupa lomba mendesain motif batik Jakarta Utara, lomba kreasi fashion batik, lomba cerdas cermat pengetahuan batik, fashion show batik, pelatihan membatik bersama, hingga lomba foto kegiatan membatik lewat Instagram. Para pemenang berkesempatan mendapatkan medali dan uang pembinaan.

Kegiatan “Satu Hati Membatik Negeri“ dipusatkan di SMA Negeri 75 Jakarta dengan melibatkan siswa dari berbagai sekolah di Jakarta, (6/10).

Deputy Head of Corporate Communication AHM Ahmad Muhibbuddin mengatakan generasi muda merupakan penerus bangsa yang akan menjaga kelestarian budaya Indonesia, salah satunya batik. Oleh karena itu, gerakan membatik untuk anak muda yang tergabung dalam Sahabat Satu Hati ini diharapkan dapat semakin menumbuhkan kebanggaan akan batik yang dimiliki bangsa ini.

“Dengan pendekatan yang kreatif pada program “Satu Hati Membatik Negeri” ini, kami berharap generasi muda kita semakin mencintai warisan budaya batik. Besar harapan kami, di masa depan batik semakin mendunia dengan sentuhan tangan generasi muda yang aktif mempelajari dan melestarikannya di masa kini,” ujarnya.

Dalam lomba mendesain motif batik, peserta ditantang untuk menciptakan kreasi unik sekaligus khas untuk membawa identitas Jakarta Utara yang terkenal dengan semangat pesisirnya. Peserta memiliki kebebasan berkreasi namun tetap menampilkan karakter garis keluwesan batik yang penuh makna filosofi.

Sementara itu dalam lomba kreasi fashion batik, setiap kelompok sekolah yang terdiri dari 3 orang mendapatkan tantangan untuk membuat gaya busana trendi dengan beraneka ragam material batik. Kreasi batik tersebut ditampilkan dalam pagelaran fashion show.  Peserta juga bebas berkreasi dalam memberikan sentuhan make-up bagi peraga busana untuk menguatkan sajian dalam fashion show.

Untuk semakin mendalami seluk beluk tentang batik, diadakan lomba cerdas cermat pengetahun batik. Satu tim sekolah yang masing-masing terdiri dari 3 orang diuji pengetahuannya dari sejarah, filosofi motif, dan fakta-fakta menarik seputar batik.

Untuk melengkapi kemeriahan acara, diadakan juga lomba “Instagram Photo Contest Satu Hati Membatik Negeri”. Peserta diuji kreatifitasnnya dalam menangkap momen kegiatannya dalam jepretan foto dan mengunggahnya di Instagram dengan hastag yang telah di tentukan panitia.

Kegiatan “Satu Hati Membatik Negeri” semakin meriah dengan kehadiran Kojek, seorang rapper yang memasukkan unsur budaya Betawi ke dalam karya musik rap dan hip-hopnya. Kojek yang sajian liriknya berbahasa Betawi bisa menjadi inspirasi Sahabat Satu Hati bahwa budaya juga bisa berkembang dengan pendekatan kreatifitas termasuk dalam hal pelestarian batik.(HS)