Sarimuda

PALEMBANG, HS – Sarimuda punya keinginan kuat untuk kembali bertarung pada pemilihan umum kepala daerah Palembang 2018.

Ketua Forum Amal Kemanusiaan Palembang itu merasa yakin punya peluang terpilih sebagai Walikota periode 2018-2023.

Walau disudutkan, dengan pemberitaan dirinya sebagai salah satu aktor pemberi suap kepada Miko Panji Tirtayasa guna memberikan kesaksian palsu pada persidangan kasus suap sengketa Pilkada Palembang 2013 di Mahkamah Konstitusi, tidak menyurutkan tekad Sarimuda.

Ia pun sepertinya beryakinan pemberitaan negatif terhadap dirinya tidak membuat masyarakat mudah percaya. Dia tidak khawatir elektabilitasnya terjun bebas terkait beredarnya video berdurasi 2 menit 40 detik yang posting Miko Fanji Tirtayasa di media sosial.

“Masyarakat di Palembang sekarang ini sudah cukup cerdas. Walaupun nama saya dibawa-bawa. Alhamdulillah masyarakat tidak percaya begitu saja,” sebutnya, Sabtu (13/5).

Informasi di lapangan, Miko adalah sopir pribadi merangkap ajudan mantan Ketua MK Akil Muchtar.

Di video itu Miko menyebut nama kontestan Pilkada Palembang 2013 Sarimuda, serta mengaku telah ditekan petugas KPK untuk memberikan kesaksian palsu dipersidangan dengan terdakwa Akil Muchtar dan mantan Walikota Palembang Romi Herton.

Agaknya menurut Sarimuda, beredarnya video itu sebagai sebuah pendzoliman terhadap dirinya. Karena jika memang benar, kata Sarimuda, mengapa tidak dari dulu video itu disebar.

“Tetapi sudahlah, saya juga sudah sering di dzolimi dan kita tidak perlu berprasangka buruk,” ujar Sarimuda tengah berpasrah. (ADI)