PALEMBANG,HS – Kepala Dinas Pertambangan dan Energi (Distamben) Sumsel Robert Heri, Menargetkan ditahun 2017 ini produksi batubara sumsel meningkat menjadi 25 juta ton pertahun,

“Ya, di tahun ini produksi batubara Sumsel akan digenjot jadi 25 juta ton per tahun.” ujar Robert Heri, jumat (3/2).

Dia juga menjelaskan, ditahun 2016 yang lalu realisasi produksi batubara sumsel sebesar 20 juta ton pertahun Artinya mengalami peningkatan 5 juta ton. Peningkatan produksi tersebut seiring dengan peningkatan harga ditahun 2017 saat ini.

“Ya, sekarang ini harga mulai meningkat dibandingkan tahun 2016 lalu. Karena itu, produksi pun ditarget meningkat juga,” terangnya.

Disinggung mengenai berkurangnya Izin Usaha Pertambangan (IUP) tak sejalan dengan peningkatan produksi. Dia mengaku, pihaknya akan mengoptimalkan perusahaan pertambangan yang ada. Dirinya menambahkan, sejauh ini berdasarkan korsup KPK di tahun 2016 lalu sebanyak 218 IUP dicabut, sehingga yang tersisa yakni sebanyak 141 IUP.

“Semulanya total sekitar 359 IUP, jadi sekarang 141 IUP,” jelasnya.

Menurutnya, dicabutnya IUP sebanyak 218 ini dikarenakan tidak membayar royalti, reklamasi dan jaminan yang tidak sesuai, serta masuk wilayah hutan lindung. Ditahun 2017, sambung Robert, IUP dapat saja berkurang ataupun bertambah.

“Ya, mungkin akan berkurang atau bertambah sekitar 10 persen dari izin yang dicabut dari korsup KPK kemarin,” terangnya.(MDN)