PALEMBANG, HS – Tian Hendianita (21), seorang Kasir Kepala Toko Elektronik milik Yemi Chandra harus berurusan dengan pihak kepolisian. Dia dianggap bersalah karena telah menggelapkan uang setoran toko sebesar Rp11 juta.

Akibatnya, warga Jalan Letkol Iskandar Kelurahan 15 Ilir Kecamatan Ilir Timur II Palembang itu harus mendekam dibalik Jeruji Besi Polsek Ilir Timur I setelah diamankan petugas saat tengah bekerja.

Kepada petugas, Tian mengaku kalau sudah menggelapkan uang perusahaan, karena tugas ditempat ia bekerja bertanggungjawab atas uang hasil penjualan dengan tidak menyetor uang penjualan kepada bos nya sebagai pemilik toko. 

“Selama tiga tahun bekerja di toko Irama Jaya. Baru dua bulan ini uang yang tidak saya setorkan dan uangnya sudah habis untuk bersenang senang, dengan jalan jalan saja Pak,” ungkapnya, Jum’at (1/6). 

Tian sendiri mengaku kalau baru satu minggu melangsungkan pernikahan. Bahkan menurutnya sang suami tahu kalau dirinya telah menggelapkan uang ditempat nya bekerja. 

Kapolsek Ilir Timur I Kompol Edi Rahmat Mulyana didampingi Kanit Reskrim Ipda Jhoni Palapa mengatakan, petugas berhasil mengamankan pelaku penggelapan berdasarkan laporan korban. Berdasarkan keterangan korban pelaku itu telah diberikan kepercayaan.

“Uang tidak disetorkan pelaku. Alasan pelaku karena kebutuhan ekonomi. Sementara ini dari keterangan pelaku senilai Rp11 Juta yang ia gelapkan. Sedangkan kerugian dari korban saat ini belum diketahui nominalnya,” lata Jhoni.

Petugas juga berhasil mengamankan barang bukti 25 lembar nota penjualan barang elektronik Toko Irama Jaya. Untuk pasal yang dikenakan, pelaku dijerat dengan pasal 374 KUH Pidana dengan ancaman maksimal 5 tahun penjara.