OKI,HS- Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten OKI, Tohir Yanto, Ssos Berjanji akan memanggil pihak rekan CV Cipta putra Mandiri (CPM) selaku pihak ketiga yang mengelola Kebersihan di Sekretaris DPRD Kabupaten OKI.

Pemanggilan tersebut untuk memintai keterangan Terkait upah petugas Kebersihan dibawah UMK yang hanya Rp500 ribu perbulan. Persoalan lain petugas Kebersihan yang bekerja tidak didaftarkan di BPJS Ketenaga kerjaan.

Padahal Kepala Disnakertrans OKI yang lama, M Amin, SPD menegaskan perusahan harus mendaftarkan pekerjanya menjadi peserta BPJS tenaga kerja.

“Kalau memang demikian, dalam waktu dekat akan kami panggil, pihak perusahan tersebut untuk dimantai keterangan.
” janji Tohir saat ditemui digedung DPRD OKI, Selasa (12/9/2017).

Tohir mengakui tak tahu jelas berapa besaran Upah Minimum Kabupaten (UMK) “Saya tidak tahu, yang pasti diatas satu juta.” Ungkapnya.

Diketahui CV Cipta Putra Mandiri (CPM). Petugas Kebersihan diupah tak sesuai UMK hanya Rp500 ribu perbulan. Angka ini jauh dari layak.

“Setahu saya pada tahun 2016 upah petugas Kebersihan Rp800 ribu perbulan, jumlah ini sebenarnya sudah bisa dipermasalahkan. Namun mereka pandai bermain, Parahnya tahun ini justru menurun drastis jadi Rp500 ribu perbulan. Terangannya.

Seorang petugas Kebersihan di DPRD OKI yang mengaku sudah lama bekerja sebagai petugas Kebersihan, tak menampik upahnya sebulan Rp500 ribu. ” Ya benar,tapi kan masih dalam traning.”Ungkapnya.

Selain upah yang tak layak, perusahaan juga diduga tidak mendaftarkan perkerja sebagai anggota jamsostek. Padahal setiap perubahan wajib mendaftarkan perkerjanya sebagai perserta jamsostek. ” Memang tidak didaftarkan di jamsostek. “Akunya.(Dian/Povi)