PALEMBANG,HS – Polda Sumsel merilis tersangka dan barang bukti perampokan disertai dengan pembunuhan sopir Go Car Tri Widyantoro, bertempat dikamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang sabtu (31/3/2018).

Kapolda Sumsel Irjen Zulkarnain Adinegara mengatakan kerangka yang ditemukan oleh petugas Subdit III Jatanras Ditreskrium Polda Sumsel di rawa rawa kawasan Tanjung Api-Api, Sungsang, Banyuasin Jumat (30/3/2018) sekitar pukul 13.00 WIB adalah jasad Tri Widyantoro sopir Go Car korban perampokan disertai dengan pembunuhan.

“Tapi untuk memastikan secara ilmiah bahwa kerangka tersebut benar-benar Tri, kami masih akan mengidentifikasi nya melalui tes DNA dengan mengambil sampel DNA anak korban,” ujar kapolda saat merilis tersangka dan barang bukti dikamar jenazah Rumah Sakit Bhayangkara Palembang Sabtu (31/3/2018).

Ia juga menjelaskan, dalam kasus ini jumlah pelaku berjumlah empat orang masing-masing Bayu Firmansyah, Poniman otak pelaku yang tewas ditembak, Hengki (DPO) dan T (DPO).

“Mereka memesan Go Car dari Jalan Kapten Anwar Arsyad, dengan tujuan Kenten Laut menggunakan Handphone milik Poniman. Korban dijerat dikawasan Kenten Laut, dan setelah korban meninggal dunia baru dibawa ke kawasan Sungsang dan dibuang dirawa – rawa yang ada di kawasan tersebut,” pungkasnya

Ia menambahkan, Untuk dua pelaku yang belum tertangkap, sambungnya hidup atau mati akan terus diburu karena akibat dari ulahnya tersebut menimbulkan keresahan dimasyarakat.

“Para pelaku dijerat dengan pasal berlapis yakni pasal 365, jo pasal 338, 340 KUHP dengan ancaman hukuman penjara selama dua puluh tahun,” tuturnya

Dari tangan pelaku petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa mobil Xenia milik korban dan handphone milik pelaku dan milik korban.