Mayjen TNI Sudirman, Pangdam II Sriwijaya

PALEMBANG, HS – Panglima Kodam (Pangdam) II Sriwijaya Mayjen TNI Sudirman mengingatkan prajurit TNI dan Aparatur Sipil Negara (ASN) dijajaran Kodam II untuk bersikap netral pada pilkada serentak tahun ini. Kalimat itu disampaikan Pangdam II/Swj Mayjen TNI Sudirman, dalam salah satu Pointersnya yang dibacakan oleh Irdam II/Swj Kolonel Inf Suko Basuki, selaku Irup pada Upacara awal Februari 2017 bertempat di lapangan upacara Makodam II/Swj Palembang.

Saat ini sedang berjalan masa kampanye pasangan calon Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak tahun 2017 yang akan dilaksanakan di wilayah Kodam II/Swj. Itu tidak menutup kemungkinan adanya anggota keluarga yang ikut dalam pemilihan calon Kepala Daerah. Kepada seluruh anggota TNI dan ASN jajaran Kodam II/Swj Pangdam memgimbau jangan sampai melibatkan diri dalam kegiatan kampanye dan tetap menjaga Netralitas TNI.

Implementasi Netralitas TNI tersebut, seluruh prajurit dijajaran Kodam II/Swj diperintahkan Pangdam II/Swj untuk tetap menjunjung tinggi sikap netralitas TNI dalam Pilkada dimanapun bertugas dan berada. Prajurit Kodam II/Swj juga dilarang menjadi Tim sukses kampanye maupun tim sukses salah satu calon Pilkada tahun 2017 di daerahnya serta tidak memberikan bantuan dalam bentuk apapun, walaupun calon peserta adalah keluarganya sendiri.

“Komitmen TNI tetap sama, yakni bersikap netral. Prajurit dan PNS TNI dilarang terlibat sebagai tim sukses atau menjadi pendukung salah satu pasangan calon, termasuk yang masih ada hubungan keluarga/mantan anggota TNI”, ungkapnya.

Menyoal pemberitaan di medsos oleh kelompok yang tidak bertanggung jawab dengan menyebarkan berita bohong (Hoax), Pangdam juga memerintahkan seluruh prajurit dan ASN Kodam II/Swj agar jangan terjebak dan mudah percaya terhadap berita bohong tersebut.

“Jangan terjebak menggunakan media sosial dalam memberikan komentar yang berkaitan dengan Pilkada karena bisa merusak citra TNI dimata masyarakat,” ucapnya. (DIP/INT)