OGAN ILIR,HS – Isu tentang dihapuskannya Program Keluarga Harapan (PKH) yang diperuntukan bagi keluarga kurang mampu, jika Prabowo-Sandi menjadi Presiden dan Wakil Presiden Republik Indonesia periode 2019-2024 merupakan isu yang tidak benar.
Hal tersebut diungkapkan oleh Meli Puspita S.I.Kom, Ketua Rumah Sandiuno Indonesia Kabupaten Ogan Ilir di bawah naungan Badan Pemenangan Nasional Prabowo-Sandi, Sabtu (6/4/2019). Menurut Meli, isu yang dihembuskan tersebut tidak mendasar dan termasuk berita hoax.
“Kan dalam debat Cawapres beberapa minggu yang lalu, Pak Sandiaga Uno mengatakan akan ada program PKH Plus (+). Jadi tidak benar isu yang dihembuskan di kalangan masyarakat penerima PKH bahwa jika pak Prabowo-Sandi menang PKH akan dihapuskan,” tutur Meli yang meruapakan Caleg no urut 2 dapil 3 Ogan Ilir dari Partai Gerindra ini.
“Di akhir debat saat pak Sandiaga Uno Mengeluarkan E-Ktp beliau menjelaskan bahwa jika Prabowo-Sandi menang semua fasilitas layanan baik itu ketenagakerjaan, rumah siap kerja, pendidikan, kesehatan termasuk PKH akan dijadikan PKH plus akan dijadikan dalam satu kartu saja,” lanjut Meli lagi.
Meli menghimbau, agar masyarakat bisa menyaring terlebih dahulu mana informasi yang dapat dipercaya dan mana informasi yang bohong, apalagi sekarang memasuki masa kampanye terbuka dimana isu-isu tidak benar cepat sekali berkembang.
“Jadi saya himbau untuk masyarakat jangan terjebak dalam isu yang tidak benar. Yakin lah Prabowo-Sandi akan membawa Indonesia Adil dan Makmur. Jikapun kedepan akan ada perbaikan PKH peruntukannya akan benar-benar diperbaiki seperti contoh Keluarga kaya penerima PKH akan dihapuskan dialihkan dengan keluarga yang benar-benar layak mendapat PKH tersebut,” tutup Meli.