2

JAKARTA, HS – Perusahaan jasa pembayaran transaksi global Western Union menyatakan, bahwa Indonesia merupakan salah satu dari sepuluh negara penerima remitensi terbesar di dunia. Salah satu pendorongnya berasal dari Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang bekerja di luar negeri.

Remitensi sendiri adalah transfer uang yang dilakukan pekerja asing ke penerima di negara asalnya.

Country Director Western Union Indonesia, Vijay Raj Poduval, menyampaikan para TKI telah menjadi kontributor utama dalam pengiriman uang ke dalam negeri sekaligus menjadi pendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

“Transaksi tahun lalu, menurut dari data Bank Indonesia, remitensi TKI mencapai US$9,5 miliar [sekitar Rp123,9 triliun],” ujar Vijay di kantornya, Kamis 8 September 2016.

Vijay mengungkapkan, perusahaannya telah beroperasi di Indonesia selama 20 tahun, melayani pengiriman uang yang diakses melalui lebih dari 20 ribu lokasi di 34 provinsi, dan 21 provinsi diantaranya berkolaborasi dengan agen penyaluran melalui bank, kantor pos, jasa logistik, hingga minimarket.

“Perbedaan dengan layanan remitensi perbankan, konsumen tidak perlu mempunyai rekening. Layanan pengiriman dapat dilakukan cash to cash yang hanya memerlukan waktu per detik hingga per menit saja,” tuturnya.

Vijay mengaku, keuntungan perusahaan berasal dari besaran bunga fee pengiriman yang cukup rendah berkisar 5-6 persen. Dengan bunga yang relatif kecil, pangsa pasar perusahaan adalah kelas menengah hingga menengah ke bawah.

“Hasil riset, 20 persen kiriman dari pekerja Indonesia di luar negeri digunakan untuk pendidikan. Biaya sekolah anak disini,” ujarnya.