PALEMBANG,HS – Terhitung 15 hari lagi perhelatan kompetisi olahraga tingkat internasional Asian Games akan digelar di Palembang-Jakarta yang bertindak sebagai tuan rumah.
Tak ingin ada hambatan dan ancaman yang dapat menganggu pelaksanaan hajatan olahraga bergengsi tersebut, Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto bersama Kapolri Jenderal Tito Karnavian menyambangi Kota Palembang untuk meminimalisir ancaman dan kemungkinan yang dapat menganggu pelaksanaan Asian Games 2018.
“TNI dan Polri akan jor-joran soal ancaman asap jelang Asian Games ini. Upaya preventif terus digencarkan, jangan sampai ada hal yang dapat menganggu jalannya Asian Games di Palembang khususnya,” ujar Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto didampingi Kapolri Jenderal Tito Karnavian, Gubernur Sumsel dan Kepala BNPB usai menghadiri Apel Komando Operasi Kebakaran Hutan dan Lahan Dalam Rangka Pengamanan Asian Games XVIII 2018 di Griya Agung, Jumat (3/8/2018).
Ia juga mengatakan, pihak TNI saat ini mengimplementasikan konsep pembasahan lahan gambut yang dilakukan dari udara dan memodifikasi cuaca. “Secara real time kami monitor lahan gambut supaya tetap basah. Saya pastikan tidak akan ada asap saat Asian Games nanti,” tuturnya
Sementara itu, Asia Pulp Paper (APP) Sinar Mas menyiagakan seluruh sumber daya yang dimiliki guna mengantisipasi bahaya kebakaran hutan dan lahan tahun ini.
“Musim kemarau tahun ini akan menjadi ujian berat bagi seluruh komponen bangsa, karena pada bulan ini juga berlangsung Asian Games di Palembang dan Jakarta,” kata Managing Director Sinar Mas, G Sulistiyanto usai kegiatan Apel Gelar Komando Karhutla di Lapangan Griya Agung.
Pihaknya menilai, torehan prestasi adalah tujuan akhir dari ajang olah raga multi-event sekaliber Asian Games, yang hanya dapat terjadi dalam kondisi yang kondusif, dalam hal ini atmosfer kompetisi yang bebas asap.
“Pada dasarnya, kami setiap waktu selalu berupaya mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan di dalam, maupun sekitar konsesi yang kami kelola. Ketika agenda nasional seperti Asian Games berlangsung, upaya itu sudah pasti kami perkuat lagi,” tambahnya.
Ia menambahkan, APP Sinar Mas menerjemahkannya dengan mengalokasikan anggaran tambahan hingga Rp50 miliar di luar anggaran tahunan, untuk pencegahan dan penanggulangan karhutla jelang dan selama Asian Games, sepanjang bulan Mei hingga Oktober tahun ini.
“Keseluruhan, tahun ini APP Sinar Mas di Sumatera Selatan telah menginvestasikan lebih dari Rp170 miliar.  Kontribusi ini di luar investasi lebih dari US$100 juta dalam upaya pencegahan dan penanggulangan karhutla hingga tahun 2018 ini,” tukasnya.
Selain menyiagakan lebih dari 800 orang anggota regu pemadam kebakaran berikut 42 orang anggota Tim Reaksi Cepat yang memiliki kualifikasi khusus, yang didukung beragam peralatan. “Termasuk 4 helikopter untuk melakukan pemadaman dari udara (water bombing), APP Sinar Mas mengaktifkan pula 184 pos pantau serta 36 menara api,” tutupnya