Anak menanam pohon (Ilustrasi).

Anak menanam pohon (Ilustrasi).

OKI, HS – Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) Sumatera Selatan (Sumsel), melalui Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), mengajak masyarakat agar mengajari anak-anaknya untuk melakukan kebiasaan Kecil Menanam Dewasa Memanen (KMDM).

Ungkapan tersebut disampaikan oleh Ketua TP-PKK Kabupaten OKI, Hj Lindasari Iskandar yang diwakili oleh Wakil Ketua II, Muhiriah Herry saat melakukan kunjungan kerja ke Desa Bungin Tinggi, Kecamatan SP Padang, Selasa (1/1/2016).

Lebih lanjut Muhiriah mengatakan, kegiatan KMDM ini merupakan salah satu usaha untuk menumbuhkembangkan minat generasi muda dan kita semua, terhadap kegiatan tanam menanam di lingkungan masing-masing. “Tujuannya untuk memperbaiki lingkungan, mengurangi pemanasan global dan memperbaiki kerusakan lapisan ozon agar Kabupaten OKI menjadi kabupaten yang hijau dan sejuk,” ungkapnya.

Muhiriah juga meminta kepada para dewan guru, pihak kecamatan, desa dan PKK, maupun masyarakat, jangan hanya menjadikan kegiatan ini sebagai kegiatan seremonial saja.

“Kami berharap agar kegiatan ini dapat diajarkan ke anak-anaknya untuk dijadikan kebiasaan hingga sampai ke generasi seterusnya,” ajaknya sambil mengatakan tanaman yang telah kita tanam bersama tadi hendaknya benar-benar diperhatikan kondisinya, apabila tanaman tersebut mati segera disulam dengan tanaman yang baru.

Pada kesempatan tersebut juga, Bupati OKI, H Iskandar SE, yang kata sambutannya diwakili oleh Asisten II, Herry Susanto SSos menghimbau kepada pemerintah kecamatan, desa maupun pengurus PKK dan masyarakat pada umumnya, agar dapat menjaga dan melestarikan lingkungan.

“Mari kita lestarikan lingkungan dan jangan merusaknya dengan melakukan pembakaran lahan ataupun penebangan pohon tanpa dilakukan penanaman kembali,” katanya sambil menjelaskan agar hendaknya memberikan pendidikan kepada anak-anak kita untuk melakukan KMDM di lingkungan masing-masing.

Pada kegiatan tersebut, Pemkab OKI memberikan bantuan berupa bingkisan untuk lansia, penyerahan akte kelahiran gratis, dana UP2K, bibit toga dan sayuran. Selanjutnya juga diberikannya paket susu dan vitamin untuk penderita TB paru, pemberian paket susu untuk balita, makanan tambahan untuk ibu hamil dan makanan tambahan bagi anak-anak sasaran KMDM berupa susu dan telur.

Selain KMDM, pada kegiatan tersebut juga dilakukan kegiatan sunatan massal dan pemeriksaan terhadap ibu hamil. (TOM)