JAKARTA,HS – Hasil olahan produk pangan sehat atau eco food dari lahan gambut di Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin (Muba) yakni berupa Nanas Kering, Keripik Kelapa, Beras Merah, Beras Hitam, Beras Putih, Sambal Tabur Nanas, dan Selai Nanas pada 1 April 2019 lalu diterima secara langsung oleh Wakil Presiden RI Jusuf Kalla di Istana Wakil Presiden RI.

Diketahui, hasil olahan ini terdapat di Desa Bumi Agung Kecamatan Lalan Kabupaten Muba dan mendapatkan pendampingan secara langsung dari Badan Restorasi Gambut dan Javara serta dukungan penuh dari Bupati Musi Banyuasin Dodi Reza Alex Noerdin. Bahkan, saat ini pemesanan produk-produk tersebut sudah merambah di online.

Sebanyak tujuh camilan sehat tersebut yang dikenal dengan nama produk Rawang dikenalkan langsung dan dibawa oleh Kepala BRG RI Nazier Fuad, Deputi I BRG RI Dr Budi Wardana, Deputi II BRG RI Dr Alue Doyong, Deputi III BRG RI, Dr Mirna A Safitry, dan Dinamisator BRG Sumsel Dhio Dhanni Shineba.

“Pak Wapres Jusuf Kalla ingin melihat langsung produk Rawang dari Kecamatan Lalan Kabupaten Musi Banyuasin tersebut yang diolah oleh warga Muba,” Deputi III Bidang Edukasi Sosialisasi Partisipasi dan Kemitraan Badan Restorasi Gambut (BRG) RI, Mirna A Safitry PhD.

Dikatakan, pada pertemuan tersebut Wapres RI Jusuf Kalla kagum dan takjub melihat hasil olahan eco food warga Muba yang mempunyai kemasan ramah lingkungan dan sangat menjual. “Beliau kagum, terlebih saat mengetahui kalau produk Rawang ini diolah dan dihandle langsung oleh warga-warga di Kecamatan Lalan Musi Banyuasin,” bebernya.

Bahkan Wapres RI Jusuf Kalla sangat mendukung produk-produk Rawang untuk dipasarkan hingga ke mancanagera. “Beliau sangat support dan berkeyakinan produk Rawang ini akan menjadi produk asli Indonesia yang mendunia, serta inovasi ini langkah konkrit mengedukasi petani dan warga disekitar lahan gambut,” tuturnya.
Sementara itu, Bupati Muba Dodi Reza Alex Noerdin menuturkan, Pemkab Muba akan terus mendorong hasil kreatifitas warga Muba dan hasil olahan tanaman lahan gambut ini akan disinergikan dengan Bumdes yang ada di Muba. “Ya, sebagian wilayah di Muba ini kan berupa lahan gambut, ini wujud inovasi warga yang ada di lahan gambut tentu akan terus di support produk-produk eco food ini,” jelas Dodi.

Dodi yang saat ini gencar dengan implementasi program pembangunan hijau dan berkelanjutan tersebut terus berupaya melakukan inovasi-inovasi pengolahan dan pengelolaan hasil sumber daya alam Muba tanpa merusak lingkungan.

“Nah, eco food ini menunjukkan kalau Muba terus gencar menjaga lingkungan dan membuat terobosan baru, Muba juga punya eco fashion yakni Gambo Muba dan saat ini juga sudah mendunia dan menjadi trend fashion. Terobosan dan inovasi baru seperti ini akan kita terus gencarkan untuk mendukung Muba Maju Berjaya di tahun 2022,” pungkasnya. (Rill)