Ilustrasi Bank BRI.

PALI, HS – Perampokan dengan bersenjata api kembali terjadi di Bumi Serepat Serasan. Kali ini yang menjadi korban yaitu Bank Rakyat Indonesia (BRI) Kantor Cabang Pembantu (KCP) Unit Abab yang terletak di Desa Betung Barat, Kecamatan Abab, Kabupaten PALI, Rabu malam (22/2).

Dari keterangan Manto (40) pemilik warung yang berada di depan bank yang diikat kawanan perampok menjelaskan bahwa pelaku diperkirakan berjumlah tujuh orang menggunakan satu unit mobil jenis double gardan dan semuanya menggenggam senjata api jenis pistol.

“Mereka (kawanan perampok, red) ketika datang langsung menghampiri warung kami yang memang tidak pernah tutup. Ketika dekat, salah satu pelaku menodongkan pistol ke arah aku dan mengancam agar aku tidak berteriak. Karena takut aku hanya diam, dan ketika para pelaku mengikat aku dan anak aku yang masih berumur 13 tahun yang duduk di samping, aku tidak bisa berbuat apa-apa,” beber Manto ketika dihubungi sejumlah media, Kamis (23/2).

Setelah berhasil mengikat dirinya dan anaknya, Manto melihat, kawanan perampok menuju ke arah belakang kantor BRI dan mencongkel pintu belakang bank menggunakan linggis dan langsung masuk ke dalam ruangan bank.

“Didalam ruangan bank itu ada empat pegawai yang sedang jaga malam, tiga dari empat pegawai itu juga mengalami hal sama seperti aku, diikat tangannya. Sementara yang satu lagi tidak di ganggu karena sedang tidur pulas saat kejadian itu,” terangnya.

Untuk kerugian yang dialami pihak BRI, Manto tidak mengetahui persis berapa jumlah uang yang berhasil digondol perampok maupun barang-barang yang hilang.

“Kerugian tanya sendiri ke pihak bank, aku tidak tahu masalah itu,” ungkapnya.

Kejadian perampokan BRI Unit Abab dibenarkan Kapolsek Penukal Abab, AKP Denni NS. Dirinya mengatakan bahwa pihaknya telah melakukan olah TKP dan langsung melakukan penyelidikan.

“Pelaku diperkirakan tujuh orang, mereka masuk melalui pintu belakang. Ada dua orang pemilik warung diikat didalam warungnya, dan tiga orang diikat dalam ruangan bank. Sementara salahsatu petugas bank yang ada didalam bank tidak diikat karena sedang tidur pulas saat kejadian. Dari olah TKP kita temukan brangkas dalam keadaan rusak dan terbuka, namun menurut pihak bank, kas saat itu sedang kosong,” jelasnya.

Selain menemukan brankas rusak, Kapolsek juga mengatakan bahwa satu unit laptop dan enam unit handphone milik petugas bank diambil perampok.

“Kasus ini kita selidiki, dan kita akan buka rekaman CCTV untuk mencocokkan databasenya, serta dari nomor handphone yang dibawa perampok juga bisa kita lacak untuk mengejar para pelaku,” pungkasnya.

Sementara pihak KCP BRI Unit Abab sampai saat ini belum bisa dihubungi. (MAN)