????????????????????????????????????

Rektor Universitas PGRI Palembang, Syarwani Ahmad saat acara wisuda di gedung Dekranasda Jakabaring, kemarin.

PALEMBANG,HS –Berbagai upaya perbaikan kini terus lakukan pihak Universitas Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Palembang untuk membidik ranking 500 universitas terbaik dunia. Salah satunya dengan meningkatkan dan memperkuat kapasitas dosen.

Hal ini diungkapkan Rektor Universitas PGRI Palembang, Syarwani Ahmad. Untuk memperkuat kapasitas dosennya pihaknya melakukan tiga kegiatan reseaech utama seperti penelitian internasional, kunjungan profesor (visiting profesor) dan riset berkelanjutan (reseaech fellowshif). “Penelitian kolaborasif internasional diperuntukkan bagi dosen agar bisa melakukan penelitian kalobrasi dengan universitas, institut dan lemabag riset internasional beruputasi dan diutamakan masuk dalam 500 universitas terbaik dunia,” ujarnya disela acara wisuda di gedung Dekranasda Jakabaring, kemarin.

Dijelaskannya, visiting profesor sendiri akan diperuntukan bagi para guru besar agar terus berkiprah diranah intelektual, mengembangkan ide dan gagasannya melalui joint research maupun aktifitas akademik lainnya. “Untuk deseart felloship, kita buka untuk memfasilitasi dosen bergelar doktor dalam mengembangkan penelitian sesuai bidang keilmuannya. Peningkatkan kapasitas ini tujuannya untuk mempersiapkan SDM lulusan yang mampu bersaing dalam rana internasional,” katanya.

Dalam kesempatan ini juga, Syarwani mengatakan dari jumlah total mahasiswa yang diwisudah sebanyak 1.161 orang baik jenjang Dinpolama III (D3), starata 1 (S1) dan Pascasarjana, 156 orang memperoleh predikat lulusan dengan pujian. “Dengan adanya program memperkuat kapasitas dosen tentu akan berpengaruh bagi kualitas alumni kampus ini. Salah satunya jumlah lulusan yang mendapatkan predikat lulusan terbaik akan menjadi lebih banyak,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua YPLP PGRI Sumsel, Bukman Lian menambahkan, pihak akan terus mendorong pihak kampus untuk review atas kurikulum yang ditawarkan kepada para mahasiswa yang belajar di Universitas PGRI Palembang. Argumentasi utama atas perlunya review kurikulum didasarkan atas tuntutan bahwa para sarjana alumni Universitas PGRI Palembang bisa diterima dengan baik diberbagai wilayah pengabdian sesuai keahlian dan keilmuan mereka. “Dalam prosesnya tetap menekankan kepada internalisasi nilai-nilai pandangan hidup, etika, dan perilaku keseharian mereka sebagai sarjana yang lahir dari perguruan tinggi swasta yang unggul,” tambahnya. (Hsn)