PALEMBANG-HS, Minimnya kesadaran masyarakat dalam menjaga kebersihan di lingkungan rumah menjadi akar penyebab munculnya jentik-jentik nyamuk Aedes aegypti yang dapat menyebarkan virus demam berdarah dengue atau DBD.

Peduli akan hal tersebut, Rescue Perindo Sumatera Selatan (Sumsel) mengkampanyekan hidup sehat melalui aksi fogging atau pengasapan yang dilakukan secara rutin di berbagai wilayah di Sumsel.

Kali ini, Rescue Perindo kembali melakukan pengasapan sekaligus mensosialisasikan terkait pencegahan penyakit DBD yang bisa menular kepada siapa pun. Pengasapan dilakukan di Jalan Dr M Isa, Lrg Bendung Jaya, RT 17 RW 07 Kelurahan Kuto Batu, Kecamatan Ilir Timur III, Palembang.

“Terdapat sekitar 200 rumah yang kami asapi hari ini, kami juga berulang kami menyampaikan agar warga bisa menjaga kebersihan lingkungan agar jenis-jenis bakteri dan serangga tidak berkembang biak dengan mudah,” ujar Ketua Litbang dan IT Rescue Perindo Sumsel Ahmad Mada Taufik, Kamis (18/10/2018).

Pengasapan dilakukan guna membasmi serangga dan jentik-jentik nyamuk DBD yang berpotensi menyebarkan penyakit ke pemukiman warga. Terlebih, kondisi pemukiman warga dikelilingi oleh tumpukan sampah.

“Kondisi lingkungan kotor, sehingga perkembangan nyamuk sangat cepat. Kami juga menerima laporan terdapat satu orang warga yang sudah terserang DBD,” katanya.

Ia menyarankan agar warga dapat ikut serta melakukan pencegahan dengan membuang sampah pada tempatnya dan menggunakan kelambu jika diperlukan.

“Kita bisa terapkan 4M untuk mencegah berkembang biaknya nyamuk DBD,” imbuhnya.