PALEMBANG,HS – Usai terjang angin kencang dan hujan deras yang mengakibatkan beberapa venue di komplek Jakabaring sport city (JSC) rusak parah beberapa waktu lalu, kini venue – venue tersebut mulai diperbaiki oleh satuan petugas (Satgas).
Salah satu petugas pengangkut truk, Amar mengungkapkan bahwa dirinya tiap hari bersama dua rekannya mengangkut patahan pohon tumbang, namun tidak bisa secara buru-buru lantaran masih mengunakan tenaga serta alat manual.
“Kami angkutnya cuma bertiga menggunakan 1 unit truk, sehari bisa 2 sampai 3 kali angkut dan ditempatkan di sebuah tempat pengumpulan,” ungkapnya
“Seluruh JSC ini kami yang membersihkan patahan pohon tumbang, jadi tidak bisa ditentukan kapan akan selesai, jasi tidak bisa buru-buru karena kami masih menggunakan alat dan tenaga manual,” tambahnya
Sementara itu, Direktur Utama (Dirut) PT. JSC selaku pengelola kawasan JSC Meina Fatriani Paloh mengatakan, Stadion Atletik termasuk yang paling berat penanganannya pasca kejadian itu. Sebab, kerusakannya cukup parah dan tak bisa berjalan dengan cepat.
“Karena ada satu venue yang tidak bisa diburu-buru, maksudnya terlalu cepat, karena krusial. Kayak pondasi, kita ga bisa cepat-cepat apalagi sekarang Palembang musim hujan, jadi cuaca berpengaruh. Terutama Atletik, itu sangat susah perbaikannya,” ujarnya.
Selain tercabutnya 2 lampu stadion dari pondasinya, gedung dan tribun stadion tersebut juga tak luput dari kerusakan. Mulai dari yang nampak kasat mata, seperti kaca yang pecah, atap plafon yang tercabut dan lain-lain.
Belum lagi landscaping ulang di beberapa titik kawasan JSC, akibat 103 pohon yang tumbang dan tercabut dari akarnya. Namun, pihaknya ditargetkan untuk menyelesaikan perbaikan tersebut hingga sebelum malam tahun baru.
“Makin cepat akan lebih baik pembenahannya itu sendiri. Untuk semuanya terutama JSC,” tuturnya.
Sementara itu, ada beberapa venue yang dikebut pengerjaannya karena kebetulan akan menggelar event. Seperti Dayung, yang rencananya minggu depan akan melangsungkan kejuaraan level nasional.
“Saat ini menembak sudah berjalan, Dayung Minggu depan. Makanya yang paling dikejar Venue Dayung, karena ada kejuaraan,” urainya.
Ia berharap, perbaikan yang menelan dana sekitar Rp20 Miliar itu dapat berjalan sesuai rencana. Ia mengaku beruntung, rekanan JSC terutama dari Stackeholder terkait siap membantu perbaikan tersebut.
“Kayak Dayung, dia PU PR, jadi hari Senin tim dari PU PR sudah datang ke kami dan mereka sudah menghitung di venue dayung untuk segera melakukan perbaikan. Dana saya sebagai Dirut JSC sangat berterima kasih kepada stackeholder kami yang sangat antusias membantu venue ini,” tutupnya