Kegiatan donor darah di Kabupaten PALI.

Kegiatan donor darah di Kabupaten PALI.

PALI, HS – Wakil Bupati Penukal Abab Lematang Ilir (PALI), Ferdian Andreas Lacony SKom, mengapresiasi kegiatan donor darah yang digelar Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field. Orang nomor dua di Bumi Serepat Serasan tersebut bangga bisa menjadi bagian dari aksi donor darah itu.

“Kita berharap bersama, kegiatan donor darah bisa berlangsung di tahun mendatang. Karena, kegiatan ini sangat bermanfaat untuk masyarakat yang membutuhkan darah. Semoga mendatang, akan lebih banyak pendonor yang mau berbagi dalam kegiatan ini,” harapnya, Senin (14/11).

Menurut politisi PDI Perjuangan, kegiatan sosial seperti ini patut dicontoh oleh perusahaan yang ada di Bumi Serepat Serasan.

“Kalau perusahaan yang ada di PALI bisa mencontoh kegiatan seperti ini, maka tentunya warga PALI tidak akan kesulitan untuk mendapatkan darah di RS,” tambahnya.

Sebelumnya, beberapa waktu lalu PT Pertamina EP Asset 2 Pendopo Field bekerjasama dengan UTD RSUD Kota Prabumulih dan RS Pertamina Pendopo menggelar donor darah yang dipusatkan di Gedung Arsendora Komplek Pertamina Pendopo, Kecamatan Talang Ubi, Kabupaten PALI.

Sedikitnya, 110 orang dari berbagai kalangan mulai dari karyawan pertamina, mitra kerja, serta masyarakat yang berada di sekitar Kecamatan Talang Ubi turut berpartisipasi dalam kegiatan sosial donor darah.

Field Manager Pertamina Pendopo Heri Aminanto, melalui Ferry Prasetyo Wibowo, Ketua Panitia menuturkan bahwa kegiatan ini diselenggarakan dalam serangkaian kegiatan untuk memeriahkan HUT Pertamina ke-59.

Tidak hanya itu, kegiatan itu juga menurut Fery sebagai wujud kepedulian sosial dan rasa kemanusiaan kepada sesama.

”Acara seperti ini sudah kita lakukan pada tahun sebelumnya, mudah-mudahan acara seperti ini dapat kita lakukan setiap tahunnya untuk membantu masyarakat di sekitar Kecamatan Talang Ubi, karena sebagian besar masyarakat Kabupaten PALI yang membutuhkan darah untuk tranfusi mengambil ke Kota Prabumulih,” pungkasnya.

Dari target yang diharapkan terkumpul sebanyak 90 kantong darah, dari jumlah peserta 110 yang mendaftar hanya 90 orang yang dapat diambil darahnya, 20 orang sisanya tidak dapat diambil karena alasan kesehatan.

Kantong darah yang diperoleh langsung dibawa ke UTD Rumah Sakit Umum Kota Prabumulih karena disana sudah memiliki Bank Darah. (MAN)