PALEMBANG, HS – Wakil Gubernur Sumsel, H Ishak Mekki Membuka langsung Konferensi Kerja Provinsi ll Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Sumatera Selatan di Ballroom Hotel Emilia, Sabtu (20/5),

Dalam kata sambutannya Ishak menyampaikan apresiasinya setinggi-tingginya dan mendorong penuh semua peserta Konferensi Kerja II PGRI, pihaknya juga berharap agar PGRI senantiasa dapat menjadi mitra Pemerintah dalam pembangunan di bidang pendidikan,

Serta mampu memberi saran, masukan dan pengawasan terhadap program yang dijalankan Pemerintah Kepada semua guru. Sehingga Guru dapat selalu bersemangat dalam menjalankan tugas dan dapat mewujudkan perubahan mental bagi generasi muda yang bisa menjadi pemimpin masa depan yang kuat dan kokoh.

“Ya, Saya berharap PGRI tetap mampu memotivasi dan mengadvokasi para anggotanya mudah-mudahan PGRI dapat mengemban tugas dan wewenang untuk melakukan tugas-tugas di bidang pendidikan,” ujarnya.

“Dalam rangka memperlancar dan meningkatkan sumber daya manusia (SDM) Sumatera Selatan yang kreatif, produktif, inovatif, dan peduli melalui semua jalur dan jenjang pendidikan, baik formal maupun informal,” tambahnya.

Ia juga mengatakan, Pemerintah Provinsi Sumsel berkomitmen memberikan layanan pendidikan yang berkualitas. Konferensi Kerja Provinsi PGRI Tahun 2017 ini merupakan bagian yang penting dan dalam upaya pengkoordinasian dan menyusun program-program Guru ke depan lebih baik dan lebih diperhatikan.

Lanjutnya, menanggapi kasus yang menghukum Guru dalam mendidik pelajar, menurutnya, sejauh ini PGRI dan Kejaksaan Agung telah melakukan MoU untuk perlindungan Guru. Sebab sebagaimana dimaksud Guru menghukum pelajar itu dengan tujuan mendidik generasi bangsa jauh lebih baik.

“Semua orang kalau salah sudah pasti dihukum, kalau itu Guru sifatnya untuk mendidik anak, itu tidak boleh dikriminalisasi, apalagi itu sudah ada Mou antara PGRI dan Kejaksaan Agung, tidak ada guru yang ingin menyengsarakan anak didiknya,” tegasnya.

Ia juga menambahkan, kemudian menyuarakan para anggotanya, agar PGRI dapat meningkatkan eksistensinya dalam rangka peningkatan kapasitas, profesionalisme, integritas dan kode etik guru serta melakukan kerjasama dan sinergi yang baik dengan jajaran pendidikan demi memajukan mutu saat ini dan dimasa yang akan datang. (MDN)