PALEMBANG,HS – Gubernur Sumsel Herman Deru mengatakan, desa yang belum teraliri listrik di Sumsel berada di kawasan hutan lindung di sejumlah daerah di Sumsel. Karena faktor lokasi itulah yang membuat PLN tidak bisa memasang listrik di area tersebut.

“Karena terbentur aturan yang tak memperbolehkan untuk ada tiang listrik di kawasan hutan lindung. Di Sumsel masih ada puluhan desa yang belum bisa teraliri listrik ini menjadi perhatian kita mencari cara bagaimana desa desa ini teraliri listrik,” kata Deru.

Sebagai solusi pihaknya meminta PLN untuk memasang PLTS di area kawasan hutan lindung. “Kita harapkan ada CSR untuk membangun PLTS di kawasan hutan lindung. CSR nya dari mana, CSR nya saya harapkan dari PLN,” kata dia.

Selain di kawasan hutan lindung, juga berada di kawasan perairan sehingga akses masuk listriknya sulit dijangkau. Penyebarannya berada di Ogan Komering Ilir, Ogan Ilir, Musi Banyuasin, Musi Rawas dan Ogan Komering Ulu Selatan.

Herman Deru mengatakan teralirinya listrik untuk seluruh masyarakat Sumsel mewujudkan pemerataan ekonomi. Sumsel sebagai salah satu provinsi penghasil energi di Indonesia patut untuk memprioritaskan masyarakatnya terlebih dahulu dibandingkan mengirim ke daerah lain.

“Tahun 2020 harus 100 persen benar. Kalau tidak bisa pakai jaringan kita (PLN), pakai tenaga surya. Kalau masih tidak bisa juga, pakai PLTD. Sebanyak puluhan desa lagi diyakini bisa dikejar, meskipun mekanisme izinnya panjang, apalagi untuk daerah perairan, saya akan dukung PLN untuk 100 persen listrik di Sumsel ini. Koordinasi kalau butuh bantuan,” ucapnya.

Ia menjelaskan, pada tahun 2020 mendatang segera akan terang benderang, menyusul kapasitas pembangkit ketenagalistrikan di Sumsel mencapai 2.168,44 MW (Mega Watt) berasal dari 18 pembangkit milik PLN dan IPP (Independent Power Producer) sehingga menjadikan sumber listrik di provinsi ini dalam keadaan stabil dan mencukupi kebutuhan.

Dia menilai kinerja, PLN di Wilayah Sumbagsel sudah ada peningkatan dibuktikan dengan sudah berkurang pemadaman dan terpenuhinya kebutuhan listrik bagi sejumlah desa di Sumsel yang selama ini sama sekali belum terjamah penerangan listrik yang disuplay PLN.